Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Saudi Tangkap Para Ulama yang Mengancam Kekuasaan Kerajaan

Admin1 by Admin1
17/02/2021
in Internasional
0

Jakarta – Arab Saudi sejauh ini telah menangkap setidaknya empat ulama yang dianggap mengancam kekuasaan kerajaan. Yang terbaru, kerajaan Saudi mengerahkan 20 intelijen untuk menangkap ulama perempuan Aisha Al Muhajirri ditangkap di kediamannya karena berdakawah dan mengajar ngaji.

Menurut Prisoners of Conscience yang melaporkan penangkapan dan penindasan pemerintah Saudi terhadap aktivis, Al Muhajiri ditangkap bersama tokoh masyarakat dan dua wanita lainnya. Selain Al Muhajirri, berikut deretan ulama yang sebelumnya ditangkap otoritas Arab Saudi.

Sheikh Abdullah Basar
Ia adalah qari (pembaca Alquran) yang ditangkap pada Agustus 2020 lalu. Basfar ditahan di Prisoners of Conscience (PoC), namun tidak disebutkan alasan penahanannya.

Sebagian orang menganggap penahanan itu sebagai tindakan keras atas dugaan ekstrimisme di kerajaan. Upaya tersebut, sejalan dengan rencana Putra Mahkota Saudi, Mohammed Bin Salman yang akan menghapus identitas agama di Arab Saudi.

Dilansir Middle East Monitor, Basfar merupakan seorang profesor di Departemen Syariah dan Kajian Islam di King Abdul Aziz University di Jeddah. Dia juga mantan Sekretaris Jenderal Organisasi Kitab dan Sunnah Dunia.

Sheikh Saud Al Funaisan
Al Funaisan juga ditangkap pada bulan Maret 2020. Tak berbeda dengan Basfar, penangkapan Al Funaisan diduga sebagai bagian tindakan ekstrimisme di kerajan Saudi.

Ia merupakan seorang profesor universitas dan mantan Dekan Fakultas Syariah di Universitas Al Imam di Riyadh.

Saleh Al Tabib
Pada Agustus 2018, Arab Saudi dikabarkan menangkap Saleh Al Tabib lantaran khtobahnya yang dinilai mengkritik kebijakan kerajaan.

PoC menyebut Talib menyampaikan ceramah yang menyebut Islam harus melawan godaan-godaan setan dalam lingkup masyarakat, termasuk godaan berkumpul antara kaum laki-laki dan perempuan di tempat publik.

Berdasarkan laporan Khaleej Online, dalam khotbahnya, Talib mengkritik kebijakan yang mulai mengizinkan kaum perempuan dan laki-laki berkumpul di acara-acara publik seperti festival musik hingga pertandingan olahraga.

Sulaiman Dweesh
Pada 206, salah satu cendekiawan terkemuka, Sulaiman Dweesh juga ditangkap setelah mengkritik Pangeran Mohammed. Seminggu sebelum penangkapan Talib, Dweesh dikabarkan tewas akibat disiksa selama berada dalam penahanan otoritas Saudi.

Sheikh Salman Al-Awdaa
Awda merupakan salah satu orang yang ditangkap otoritas Saudi dalam penggerebekan terhadap penentang pemerintah, pada September 2017.

Kelompok pemerhati HAM, Amnesty Internasional menyatakan Awda ditangkap tak lama setelah mengunggah pendapatnya di Twitter, mendukung laporan yang memuat kemungkinan rekonsiliasi antara Saudi dan Qatar.

Sejak Juni 2017, Saudi menutup huungan diplomatik, ekonomi dan segala akses yang berhubungan dengan Qatar.

Awda sempat dibawa ke rumah sakit setelah hampir lima bulan ditahan di penjara isolasi. Oleh otoritas Saudi, pihak keluarganya tidak diperkenankan berkomunikasi dengan Awda sejak ditahan.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ahli Sebut Potensi Gelombang Baru Corona Muncul 2022

Next Post

Pembuat Senjata Rakitan Ditangkap di Aceh Jaya

Next Post

Pembuat Senjata Rakitan Ditangkap di Aceh Jaya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

Videotron Baru di Blangpidie, Diskominsa Abdya Targetkan Dongkrak PAD

22/10/2026
Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

Optimalisasi Sampah Jadi Sumber Ekonomi Baru, DLH Abdya Siapkan Mesin Cacah Sampah

22/10/2026
Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

Nagan Raya Gelar Diklatsar TAGANA Pertama di Tingkat Kabupaten/Kota se-Aceh

22/10/2026
Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

Wabup Raja Sayang Pimpin Upacara Hari Santri Nasional 2026

22/10/2026
Lewat Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

Lewat Buku Transformasi Kamar Kedua Parlemen Indonesia, Lalu Niqman Zahir Dorong Penguatan Demokrasi Daerah

22/10/2026

Terpopuler

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

Dishub Aceh dan BMKG Perkuat Koordinasi Informasi Cuaca untuk Keselamatan Transportasi

21/10/2026

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Lagi, Azhari Cage Bawa Pulang Jenazah Warga Paya Bakong yang Meninggal di Malaysia

PWPM Aceh Akan Laksanakan Rapimwil dan BAM 23 Oktober, Zul Hafiyan Ajak Semua PDPM Ikut Serta Menyukseskan

1,04 Kg Sabu dan 15 Perkara Inkracht: Potret Keras Peredaran Narkotika di Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com