Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Jadi Miliader dan Borong Mobil Mewah, Petani Tuban Tetap Pilih Bekerja di Ladang

Admin1 by Admin1
20/02/2021
in Nasional
0

TUBAN – Petani yang mendadak jadi miliarder di Desa Sumurgeneng, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban , Jatim memilih tetap bercocok tanam dan mengurus ternak. Meski memiliki harta berlimpah, mereka lebih suka belepot tanah di ladang dari pada harus meninggalkan profesi warisan turun-temurun.

Sebagian besar uang pembebasan lahan yang diterima dari Pertamina itu digunakan untuk membeli lahan baru. Seperti yang dilakukan Tono (40), salah satu petani miliader . Matahari belum sempurna bersinar saat Tono telah bersiap-siap menjalankan pekerjaan rutin.

Mengendarai sepeda motor butut, miliarder asal Desa Sumurgeneng ini berangkat dengan penuh semangat. Namun dia bukan ke kantor maupun pabrik besar, melainkan pergi menuju ladang.

Meski 4 hektare lahan miliknya telah dibebaskan untuk proyek pembangunan kilang minyak Pertamina, Tono masih memiliki sisa lahan seluas 3 hektare. Sebagian lahan digunakan menanam padi, jagung, cabai, serta kandang ternak sapi. Dalam mengurus ladang dan ternak sapi, petani miliarder ini dibantu sejumlah buruh tani.

Bertani sudah menjadi bagian hidup warga Desa Sumurgeneng. Sehingga, mereka tetap mempertahankan profesi turun temurun ini meski memiliki harta miliaran . Sebagian besar uang pembayaran dari Pertamina digunakan warga untuk membeli lahan baru di luar desa.

Jika lahan baru yang dibeli sudah terealisasi sama luas, maka selanjutnya sisa uang digunakan untuk berbagai kebutuhan lain. Di antaranya untuk membeli mobil baru, deposito, renovasi rumah, dan modal usaha lain.

“Ada empat hektare yang saya jual, di luar penlok masih ada tiga hektare,” kata Tono.

Sementara itu, Pemerintah Desa Sumurgeneng memiliki kekhawatiran terhadap pengelolaan dan keamanan uang warga. Meski uang tersimpan dalam rekening bank, namun banyak para miliader baru ini yang berpendidikan rendah dan kurang memahami perbankan.

Sehingga mereka diimbau untuk selalu berkomunikasi dengan pihak bank terkait. Diketahui Pertamina telah memberikan pelatihan pengelolaan uang terhadap warga pemilik lahan.

Mereka diberi pembekalan dan pengetahuan terkait investasi, obligasi, asuransi, deposito, membuat usaha, serta penanaman modal. Sehingga saat pembayaran ganti rugi tanah dicairkan warga di harapkan dapat mengelola uang secara bijaksana.

Sumber: sindonews

Previous Post

Alasan Produk China Bisa Dijual Murah di e-Commerce RI

Next Post

Dyah Erti: Petani itu Keren

Next Post

Dyah Erti: Petani itu Keren

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penulis Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa

Penulis Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa

23/10/2026
STAIN Meulaboh Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua Periode 2027–2031

STAIN Meulaboh Buka Penjaringan Bakal Calon Ketua Periode 2027–2031

23/10/2026
KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

KKG PAI Nagan Raya Gandeng UIN Ar-Raniry Perkuat Pengelolaan Perpustakaan Sekolah

23/10/2026
Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

23/10/2026
Polres Pidie Jaya Bongkar 16 Kasus Narkoba, 20 Tersangka Diciduk dalam Enam Bulan

Polres Pidie Jaya Bongkar 16 Kasus Narkoba, 20 Tersangka Diciduk dalam Enam Bulan

23/10/2026

Terpopuler

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

22/10/2026

Polres Abdya Berduka, Kabag Log Kompol Basridar Pergi untuk Selamanya

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

PB 2M Cup-II Masuki Delapan Besar, Semifinal Sabtu dan Final Minggu

Wakili Abdya, Penggerak HAM Suak Nibong Ikuti Rakor Nasional Desa Sadar HAM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com