BLANGKEJEREN – Tim Blutax Off-road Gayo Lues yang sempat tejebak selama lima di hari hutan pegunungan Aceh Tamiang akhirnya bisa dievakuasi setelah mendapatkan bantuan dari karyawan perkebunan Sawit PT. MPLI Desa Kaloye Kecamatan Tamiang hulu.
Tim berhasil turun gunung setelah material longsor di jalur Lesten-Pulo Tiga berhasil dikorek secara manual sedikit demi sedikit oleh tim evakuasi bersama Tim blutax.
Humas Blutax Off Road Sabri menyebutkan, dirinya sangat bersyukur akhirnya bisa terlepas dari longsor dan bisa turun posko bantuan di perkebunan Sawit MPLI.
“Dengan segala daya dan upaya serta perjuangannya yang melelahkan, lewat ayunan cangkul-cangkul kecil dan linggis yang tumpul akhirnya Tim Blutax berhasil menyebak longsor dan melepaskan diri dari belenggu hutan Tamiang pada Selasa sore 23/03 sekira pukul 05.00 WIB,” kata Sabri.
Sementara Ketua Rombongan, Mansyur mengatakan, semua tim terus bekerja keras untuk melepaskan diri dari longsor yang menghadang. Satu demi satu batu besar yang menghalang dam batang kayu dijadikan jembatan agar terlepas dari hadangan longsor.
“Longsor ini merupakan rintangan terakhir mengingat jaraknya hanya tinggal 3,5. Km lagi dari perkebunan sawit PT. MPLI. Hanya satu pilihan untuk mencapai tujuan, kami harus bekerja keras menerobos longsor,” terangnya.
Masnyur menambahkan, dari 14 unit yang ada 4 unit lagi yang masih tertinggal di pegunungan Set Karena mengalami Kerusakan sangat fatal.
“Kita sedang menunggu kiriman alat untuk menggantikan swim Arms yang patah. Kita berharap semua bisa dimelintasi longsor secapatnya,” tutup Masnyur.
Reporter: Hamsani










