Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

TP3 Curigai Operasi Intel di Balik Temuan Atribut FPI Teroris

Admin1 by Admin1
30/03/2021
in Nasional
0

Jakarta – Ketua Tim Pengawal Peristiwa Pembunuhan (TP3) enam Laskar Front Pembela Islam (FPI), Abdullah Hehamahua, menduga ada operasi intelijen di balik penemuan barang bukti berupa atribut baju dan buku berlogo ormas FPI dalam penggeledahan terduga teroris di Kabupaten Bekasi dan Condet Jakarta Timur, Senin (29/3).

Menurutnya, operasi itu dilakukan untuk mengalihkan perhatian publik terhadap pihaknya dan Rizieq Shihab.

“Kita sudah tahu itulah dari zaman masih Orba [Orde Baru] sampai sekarang. Kalau Anda mau yakin, baca disertasi Busyro Muqoddas tentang operasi intelijen. Semua itu adalah operasi intelijen untuk mengalihkan perhatian terhadap TP3, mengalihkan perhatian terhadap HRS [Habib Rizieq Shihab], maka ada bom,” ujar Abdullah kepada wartawan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (30/3).

Ia kemudian membandingkan langkah polisi dalam merespons peristiwa bom bunuh diri di Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel) dengan peristiwa penembakan enam Laskar FPI. Menurutnya, perbedaan cara polisi dalam menangani dua kasus berbeda tersebut merupakan bukti keberadaan operasi intelijen.

“Coba anda perhatikan bom pagi, siang ditangkap. Enam orang dibunuh sudah berapa bulan tidak tahu siapa pembunuhnya. Itu bukti operasi intelijen,” ucap Abdullah.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris TP3 enam Laskar FPI, Marwan Batubara, mengaku tidak mau ambil pusing dengan temuan atribut FPI dalam dalam penggeledahan terduga teroris di Kabupaten Bekasi dan Jakarta Timur.

Menurutnya, hal paling penting yang harus dilakukan pemerintah dan DPR saat ini ialah mengusut bahwa penembakan enam anggota laskar FPI adalah pelanggaran HAM berat.

“Karena yang terjadi adalah kejahatan sistemik yang masuk kategori pelanggaran HAM berat,” ucapnya.

Untuk diketahui, dalam penangkapan sejumlah terduga teroris pada Senin (29/3), polisi menyita sejumlah barang bukti. Selain baju dan buku FPI, polisi juga menyita pakaian bergambar reuni 212 dan sejumlah pedang, parang, maupun senjata tajam lainnya.

Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran mengatakan semua barang bukti itu menjadi temuan awal dan akan didalami tim Densus 88. Ia juga menegaskan pihaknya pun menyelidiki apakah terduga teroris yang diringkus itu memiliki keterkaitan dengan ormas FPI.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Pemerintah Siapkan Sanksi Warga Nekat Mudik Lebaran

Next Post

Studi Kominfo Gayo Lues Dapat 5 Replika Aplikasi Gratis

Next Post

Studi Kominfo Gayo Lues Dapat 5 Replika Aplikasi Gratis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

STAI Nusantara Banda Aceh Kukuhkan Ketua Rumah Jurnal, Dorong Publikasi Bereputasi Internasional

STAI Nusantara Banda Aceh Kukuhkan Ketua Rumah Jurnal, Dorong Publikasi Bereputasi Internasional

23/05/2026
Santri Al Zahrah Diuji Kemampuan Bahasa Asing, Pimpinan Tekankan Kejujuran Akademik

Santri Al Zahrah Diuji Kemampuan Bahasa Asing, Pimpinan Tekankan Kejujuran Akademik

23/05/2026
Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

Kemenag Aceh Selatan Dukung Penguatan Sekolah Bersih Narkoba Melalui Bimtek P4GN

23/05/2026
Rektor USK Aceh Buka Suara soal Bentrok Mahasiswa Berujung Kebakaran

Rektor USK Aceh Buka Suara soal Bentrok Mahasiswa Berujung Kebakaran

23/05/2026
Tamiang Bakal Terima Dua Sapi Kurban Berbobot Satu Ton dari Presiden

Tamiang Bakal Terima Dua Sapi Kurban Berbobot Satu Ton dari Presiden

23/05/2026

Terpopuler

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

Ohku, Listrik Padam Total di Aceh dan Sumatera Utara

22/05/2026

Disdikbud Abdya Launching TKN Teungku Peukan, Perkuat Pendidikan Anak Usia Dini

Listrik Padam, Warga Banda Aceh dan Aceh Besar ‘Serbu’ Warkop untuk Charger Handphone dan Wifi

Warga Ceurih Ulee Kareng Keluhkan Sampah Tak Diangkut Hingga 10 Hari

Kejati Aceh Didesak Periksa Mantan Kabag PBJ Aceh Selatan Terkait Indikasi Monopoli Tender 2025

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com