Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Perjuangkan Pembangunan Insfrastruktur dan Ekonomi, Safaruddin Serap Aspirasi Warga Abdya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
20/04/2021
in Lintas Barat Selatan
0
Perjuangkan Pembangunan Insfrastruktur dan Ekonomi, Safaruddin Serap Aspirasi Warga Abdya

BLANGPIDIE – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) Safaruddin mengatakan dirinya akan memperjuangkan sejumlah program-program yang diusulkan masyarakat di Daerah Pemilihannya Dapil IX yang meliputi Aceh Barat Daya, Aceh Selatan, Aceh Singkil dan Subulussalam.

Di antara program-program yang akan diperjuangkan atas usulan warga untuk masuk ke dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh (APBA) Tahun Anggaran 2022 yakni meliputi bidang Infrastruktur dan Pemberdayaan Ekonomi.

Usai melakukan kegiatan reses di tiga tempat di Abdya, yakni Desa Gunung Cut, Desa Kuta Bak Drien, dan Kemukiman Rawa pada Jumat (02/04/2021), Safaruddin mengatakan dia telah menampung sejumlah usulan-usulan warga setempat yang nantinya akan menjadi pokok-pokok pikirannya untuk diusulkan menjadi program-program yang dituangkan dalam APBA 2022.

“Keinginan masyarakat dari kunjungan ke tiga tempat ini masih terbentur dengan nomenklatur yang ada. Banyak kegiatan yang diminta adalah kebutuhan-kebutuhan dasar, seperti fasilitas olahraga, tanah kuburan, serta usulan lainya yang bukan kewenangan provinsi yang saat ini tidak mungkin kita bantu, karena itu merupakan kewenangan kabupaten,” katanya.

Safaruddin menjelaskan, usulan-usulan yang menjadi kewenangan Kabupaten tidak bisa diusulkan ke Provinsi dikarenakan berbenturan dengan nomenklatur anggaran yang ditetapkan Pemerintah Pusat dalam penyusunan APBA.

“Ada kegiatan yang bersifat kabupaten, yang memang kabupatennya tidak ada anggaran, ya itu masalahnya, di saat diusulkan ke kita, tapi tidak bisa kita bantu,” jelasnya.

Dari sejumlah program prioritas yang diusulkan warga di tiga tempat dalam reses itu, kata Safaruddin. Hampir semuanya mengusulkan bantuan Infrastruktur, di antaranya Pembangunan Jalan, Jembatan, dan Pengaman Tebing.

“Karena hampir semua rata-rata infrastruktur, mungkin faktor daerah ini sering terjadi bencana, jadi ini salah satu program prioritas yang harus diperhatikan juga. Jika di anggaran 2022 bisa kita tampung semua serapan aspirasi ini, maka akan diperjuangkan dalam pembahasan anggaran, yang sebelumnya harus dimasukkan dulu ke Musrenbang,” jelasnya.

Meski banyak usulan masyarakat di bidang infrastruktur, Safaruddin mengatakan dirinya juga akan mendorong program-program di masyarakat nantinya di bidang pemberdayaan ekonomi, agar masyarakat memiliki kemandirian dalam perekonomiannya.

“Saya menginginkan, seperti kelompok ibu-ibu majelis taklim di setiap Gampong harus hidup mandiri, jangan sampai mereka dalam kebutuhannya bergantung kepada pejabat publik atau politik. Maunya, majelis taklim itu punya usaha mandiri dan dikelola sendiri, yang hasilnya itu bisa dinikmati oleh mereka, dari mereka, ke mereka,” harapnya.

Untuk kepemudaan, Safar menambahkan, dirinya juga mendorong agar para anak muda membentuk kelompok-kelompok usaha, seperti Kelompok Pertanian, Kelompok Ternak, maupun kelompok-kelompok Usaha Keterampilan.

“Kalau misalnya kita bantu mesin jahit, kalau mereka tidak terampil itu juga akan menjadi mesin rongsongkan dan kemudian menjadi masalah nantinya. Jadi kita siapkan alatnya, tetapi juga kita siapkan keterampilan sumber daya manusianya,” tegasnya.

Politisi Gerinda Aceh kelahiran Abdya ini juga mengatakan, dalam program-program yang akan diperjuangkannya ke depan, dia juga akan memfokuskan untuk melahirkan industri-industri kecil atau usaha kecil menengah (UMKM) di kalangan masyarakat.

“Untuk mengejar target dalam menekan angka kemiskinan itu adalah menghidupkan industri rumah tangga dan ekonomi kreatif bagi anak-anak muda yang mereka tidak punya peluang pekerjaan. Mungkin dengan diberikan modal usaha sedikit atau pelatihan keterampilan, maka mereka nanti akan punya usaha sendiri,” ujarnya.

Sedangkan untuk industri skala besar serta mempercepat Produksi Pertanian masyarakat, Safaruddin mengatakan, dirinya akan mengadvokasi hal-hal tersebut ke Pemerintah Pusat.

“Saya akan advokasi ke DPR-RI dan pemerintah pusat, agar masyarakat di pantai barat selatan, khususnya daerah pemilihan saya mendapatkan industri-industri besar, khususnya kebutuhan-kebutuhan mesin untuk mempercepat produksi pertanian warga,” ungkapnya.

Safaruddin berharap, sejumlah program-program yang diperjuangkan nantinya dapat bermanfaat untuk masyarakat, serta menggerakkan perekonomian masyarakat.

“Sehingga jika kita berbicara kemiskinan, maka setidaknya sudah mulai tergerak lah pertumbuhan ekonomi masyarakat dan sedikit terjawab tantangan dalam kita mengatasi persoalan kemiskinan,” harapnya. [Parlementaria]

Reporter: Rusman

Tags: abdyaSafaruddin
Previous Post

[Opini] Eliminasi TB Paru 2030, Akankah Hanya Menjadi Angan Belaka?  

Next Post

Dandim Abdya Lepas 16 Orang Casis Sekolah Calon Bintara Reguler TA. 2021

Next Post
Dandim Abdya Lepas 16 Orang Casis Sekolah Calon Bintara Reguler TA. 2021

Dandim Abdya Lepas 16 Orang Casis Sekolah Calon Bintara Reguler TA. 2021

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Perjuangkan Pembangunan Insfrastruktur dan Ekonomi, Safaruddin Serap Aspirasi Warga Abdya

Perjuangkan Pembangunan Insfrastruktur dan Ekonomi, Safaruddin Serap Aspirasi Warga Abdya

20/04/2021

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com