Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Sejarah

Saat Amerika Membombardir Kuala Batee

redaksi by redaksi
25/10/2019
in Sejarah
0

KISAH Aceh tak pernah selesai dikupas. Bahkan negara Amerika pun pernah mengerahkan tenaga serta pasukan yang cukup besar hanya untuk membumihanguskan Kuala Batee.

“Berdasarkan materi kearsipan, buku ini menyajikan sejarah perjuangan militer, diplomatik, dan kekuatan ekonomi untuk mengendalikan bahan makanan paling menguntungkan di dunia, dan dominasi Samudra Hindia. Berpakaian dalam misteri dan tersesat di lautan yang belum dipetakan, Kepulauan Rempah-rempah dari awal abad ke-16 menggiurkan imajinasi Eropa hingga titik obsesi. Sebagai satu-satunya tempat di Bumi di mana tumbuh trinitas suci ‘rempah-rempah, cengkeh, pala, dan bunga pala – pulau-pulau kecil ini dengan cepat menjadi sumber intrik internasional dan kekayaan pribadi,” tulis Charles, seorang penulis Amerika dalam bukunya The scents of Eden: a history of the spice trade, 1999.

Daerah yang dimaksud oleh Charles adalah Kuala Batee. Dalam bukunya ditulis  Quallah Battoo. Daerah ini terletak di barat selatan Aceh dan pernah menjadi salah satu kerajaan yang cukup disegani pada masanya.

Kerajaan Kuala Batee merupakan bagian dari salah satu kehulubalangan Kesultanan Aceh. Daerah ini sekarang merupakan bagian dari wilayah adminitrasi Aceh Barat Daya.

Kerajaan tersebut dipimpin Raja Cut Ampon Tuan pada 1785. Konon dalam masa ini pula, Kuala Batee meraih kejayaannya hingga berhasil mencetak mata uang sendiri sebagai alat tukar yang sah.

Raja Cut mempunyai permaisuri Puteri Anjung Bulan yang menikah pada abad 16 yang merupakan anak dari Raja Kuala Batu, sehingga Raja Cut diangkat menjadi Raja Kuala Batu.

Lokasi kerajaan yang dikisahkan dalam cerita masyarakat Aceh Barat Daya berada di Kecamatan Kuala Batee berbatasan dengan Kecamatan Susoh, Kabupaten Aceh Barat Daya sekarang.

Kerajaan Kuala Batee sebenarnya pecahan dari Kerajaan Lama Muda yang merupakan lanjutan dari Kerajaan Lama Tuha, karena Kerajaan Lama Tuha Hancur diterjang banjir pada sekitar pertengahan 1740 Masehi.

Kisah konflik antara Kuala Batee dengan Amerika dilaporkan berawal dari insiden 1831. Dimana,  kapal Friendship dari Amerika diserang bajak laut di atas perairan Kuala Batee. Kapal dagang itu konon sedang mencari lada hitam yang menjadi harta harun penting pada zaman itu. Konon karena insiden ini, seluruh anak buah kapal  Friendship terbunuh. Kabar ini kemudian berhembus hingga ke Amerika.

Presiden Andrew Jackson kemudian mengirim USS Potomac. USS Potomac adalah fregat Angkatan Laut Amerika Serikat.

Potomac mulai dibuat pada Agustus 1819 di Washington Navy Yard dan diluncurkan pada bulan Maret 1822. Kapal belum dilengkapi secara menyeluruh hingga tahun 1831, ketika Kapten John Downes mendapatkan komando sebagai perwira komandan pertamanya.

Dalam perjalanan lintas samudera pertamanya, Potomac meninggalkan New York pada 19 Agustus 1831 ke Skuadron Pasifik melalui Tanjung Harapan. Pada 6 Februari 1832, Potomac yang sejatinya hendak membawa Menlu Martin Van Buren ke Britania Raya diarahkan ke Aceh.

Potomac membombardir permukiman Kuala Batee berhari-hari. Kapten Potomac, Downes, memerintahkan 1 detasemen dari 282 marinir dan nakhoda ke perahu kapal, yang beberapa dari perahu itu sudah dilengkapi dengan meriam ringan.

Dari perahu itulah, para nakhoda dan marinir Potomac membakar kapal-kapal Aceh di pelabuhan Kuala Batee dan menyerang benteng kota. Sementara bantuan dari senapan-senapan Potomac sendiri digunakan untuk membalas tembakan dari benteng Kuala Batee.

Senapan modern yang digunakan AS jauh lebih baik dibandingkan dengan senapan kunci korek milik lawan yang sudah ketinggalan zaman.

Dari 282 nakhoda dan marinir yang mendarat, 2 orang terbunuh. Sementara 150 penduduk Kuala Batee dibantai, termasuk tetuanya Poh Muhammad meninggal.

Penyerangan Kuala Batee ini sempat dikecam oleh public Amerika karena dianggap sebagai pembantaian mengerikan pada massa itu. []

Tags: abdyaacehamerikakuala batee
Previous Post

[Video] Derasnya Banjir Bandang Terjang Sawang

Next Post

Ini Daftar Lengkap Calon Wakil Menteri yang Dipanggil ke Istana

Next Post
Ini Daftar Lengkap Calon Wakil Menteri yang Dipanggil ke Istana

Ini Daftar Lengkap Calon Wakil Menteri yang Dipanggil ke Istana

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

30/09/2026
Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

30/09/2026
UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

30/09/2026
Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

30/09/2026
Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

30/09/2026

Terpopuler

Saat Amerika Membombardir Kuala Batee

25/10/2019

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com