Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Bank Aceh Syariah Pastikan Seluruh Layanan Berjalan Normal

Admin1 by Admin1
07/05/2021
in Ekonomi
0

BANDA ACEH – Meski berkembang berbagai isu dan perdebatan terkait layanan perbankan dalam beberapa waktu belakangan, manajemen Bank Aceh Syariah memastikan bahwa hingga saat ini tidak ada kendala apapun menyangkut operasional dan pelayanan Bank Aceh Syariah di seluruh wilayah kerjanya (Aceh dan Sumut), semua system berjalan dengan baik lancar dan normal.

Sejauh ini belum ada kendala apapun dalam pelayanan Bank Aceh. Baik layanan transaksi tunai di front office maupun layanan non tunai dan transaksi digital.

Hal tersebut disampaikan Amal Hasan menjawab awak media yang mempertanyakan layanan bank yang sedang hangat diperbincangkan publik di sela-sela acara silaturahmi bersama pengurus dan anggota PWI Aceh, Selasa 4 Mei 2021, di kantor PWI kawasan Simpang Lima Banda Aceh.

” Kita harus dapat menyikapi persoalan yang berkembang ditengah masyarakat secara bijak dan dengan pemikiran yang jernih, jangan dibangun persepsi seolah – olah kalau tidak ada lagi bank konvensional di Aceh, lalu serta merta layanan akan menjadi sulit karena layanan bank syariah dianggap belum siap, saya kira itu pemikiran yang keliru,” ujar Amal Hasan, Direktur Dana dan Jasa Bank Aceh.

Menurutnya, saat ini seluruh produk layanan dan jasa Bank Aceh berjalan dengan baik, normal dan lancar. seperti ATM, Mobile Banking (AcTiOn), Kartu Debet, serta berbagai layanan transaksi bank lainnya. semua masih normal dan tidak ada kendala apapun yang berarti.

“Bahkan produk berbasis layanan digital terus kita kembangkan baik kelengkapan fitur maupun fleksibilitas penggunaan dan fungsinya, kita terus optimalkan layanan digital ini untuk memenuhi kebutuhan nasabah dan masyarakat dalam bertransaksi,” ujarnya.

Ditambahkan Amal, Bank Aceh juga telah mempersiapkan langkah-langkah antisipasi agar menghadapi liburan panjang idul fitri layanan kepada nasabah dan masyarakat tetap berjalan optimal.

“Kami pastikan seluruh layanan ATM Bank Aceh akan tetap beroperasi normal dan kita telah mempersiapkan tim siaga monitoring layanan ATM 24 jam. Disamping itu layanan digital melalui mobile banking Action dan debit card juga akan tetap berfungsi normal. Jadi kita harap masyarakat tetap tenang dan tidak perlu harus membawa stock uang tunai dalam jumlah banyak. Gunakan secukupnya saja. Silahkan bagi masyarakat yg sedang terkendala layanan perbankan pada bank lain untuk menggunakan dan memanfaatkan fasilitas layanan di Bank Aceh Syariah.”

Amal Hasan mengajak awak media untuk terus proaktif mensosialisasikan qanun Nomor 11 tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah (LKS), sebab masih ada simpang siur dan perbedaan pemahaman di berbagai kelompok masyarakat terhadap substansi LKS tersebut.

Menurutnya, lahirnya qanun LKS di Aceh merupakan sebuah anugrah bagi seluruh masyarakat Aceh khususnya dan masyarakat Indonesia pada umumnya. Dengan jumlah penduduk muslim terbesar di dunia tentu peran lembaga keuangan syariah akan memberikan dampak yang positif bagi penguatan dan pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional disamping tentunya harapan semakin meningkatnya kemaslahatan ummat dalam berbagai dimensi kehidupan termasuk perekonomian.

“Jadi tidak ada yang salah dengan LKS dan tidak ada yang keliru dengan berlakunya kebijakan pemerintah Aceh yang menerapkan seluruh transaksi keuangan di Aceh harus menggunakan prinsip syariah, namun memang kita harus akui masih perlu penguatan penguatan diberbagai sektor melalui sosialisasi, edukasi dan literasi secara optimal dan berkelanjutan agar pemahaman tentang sistem dan lembaga keuangan syariah dapat utuh dipahami oleh masyarakat,” ujar Amal Hasan.

Menyikapi berita tentang terganggunya beberapa layanan dan proses transaksi pada Bank Syariah Indoesia (BSI), Amal Hasan meminta semua harus bisa melihatnya secara bijak.

“Itu hanya persoalan tahapan dan proses sinkronisasi sistem yang sedang dikerjakan oleh bank tersebut dan ini merupakan sesuatu yang lumrah serta sangat normatif sebab mengintegrasikan sistem core banking dari tiga bank besar kedalam satu sistem induk pasti harus melalui tahapan dan proses yang sangat spesifik, sehingga wajar kalau dalam keadaan tertentu ada kendala – kendala tekhnis dalam pelayanan khususnya pelayanan online, namun itu sifatnya hanya sementara dan pasti segera bisa teratasi,” kata Amal Hasan.

“Saya pikir lumrah itu jika terjadi kendala tekhnis sehingga terkadang gagal transaksi, tapi sifatnya sementara dan kita yakin nasabah tidak akan dirugikan,” kata Amal Hasan.

Amal Hasan juga mengajak semua pihak untuk menenangkan masyarakat dalam menyikapi pemberlakuan LKS di Aceh, sebab seluruh layanan yang dulunya ada di bank konvensional ada juga di bank syariah.

“Jadi tidak ada masalah dengan pemberlakuan LKS di Aceh,” ujar Amal.

Amal Hasan juga mengatakan, Bank Aceh siap bersinergi dengan semua pihak dan seluruh stakeholder baik dengan perbankan syariah nasional, Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU), Perguruan tinggi dan akademisi serta berbagai elemen lainnya untuk memajukan bank syariah di Aceh.

“Bank Aceh akan bermitra dengan semua lembaga keuangan dalam membangun ekonomi daerah terutama dengan memperkuat sinergi kemitraan dengan BSI. Kita punya komitmen yang kuat untuk bersama sama mendukung pemerintah aceh dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi rakyat dan daerah.”

Previous Post

Ketua Komisi VI DPRA Ingatkan Pemerintah Aceh agar Anak-anak Autis Berhak Mendapatkan Pendidikan yang Layak

Next Post

Pemuda dan Pemudi Ladang Neubok Santuni Yatim Piatu

Next Post

Pemuda dan Pemudi Ladang Neubok Santuni Yatim Piatu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

BPBD Siagakan Personel Hadapi Banjir Luapan di Aceh Barat

15/06/2026
Peneliti USK Gandeng Prof. Edward Aspinall Teliti Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

Peneliti USK Gandeng Prof. Edward Aspinall Teliti Perdamaian Aceh dan Bangsamoro

15/06/2026
Pendaftar Naik, Al Zahrah Bireuen Seleksi 113 Calon Santri Baru 2026/2027

Pendaftar Naik, Al Zahrah Bireuen Seleksi 113 Calon Santri Baru 2026/2027

15/06/2026
BPJN Pacu Pelebaran Ruas Jalan Calang-Nagan Raya

BPJN Pacu Pelebaran Ruas Jalan Calang-Nagan Raya

15/06/2026
Gempa Dangkal di Bener Meriah Dipicu Sesar Aktif

Gempa Magnitudo 3,9 Guncang Abdya

15/06/2026

Terpopuler

Bank Aceh Syariah Pastikan Seluruh Layanan Berjalan Normal

07/05/2021

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Rp800 Juta untuk HUT Pidie Jaya: Sederhana Bagi Pemkab, Bagaimana Menurut Rakyat?

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com