Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pembangunan Dermaga Jeti Krueng Pudeng Rp13,3 Miliar Diduga Dikorupsi

Admin1 by Admin1
09/05/2021
in Nanggroe
0
Polisi Sasar Dugaan Korupsi di Pengadaan Wastafel Sekolah

BANDA ACEH – Kejaksaan Negeri (Kejari) Aceh Besar tengah mengusut dugaan tindak pidana korupsi pembangunan Dermaga Jeti Kuala Krueng Pudeng dengan nilai kontrak Rp 13,3 miliar.

Kepala Kejari Aceh Besar Rajendra D Wiritanaya melalui Kepala Seksi Intelijen Deddi Maryadi menyatakan kasus tersebut sudah naik ke tahap penyidikan.

Peningkatan status penyelidikan ke penyidikan terhadap kasus itu dilakukan setelah penyidik mendapatkan bukti permulaan yang cukup.

“Namun, penyidik belum menetapkan tersangkanya,” kata Deddi Maryadi di Banda Aceh, Sabtu (8/5).

Proyek Dermaga Jeti Kuala Krueng Pudeng di Kecamatan Lhoong itu dikerjakan Dinas Pengairan Provinsi Aceh tahun anggaran 2019 dengan pagu anggaran Rp 17,4 miliar.
Sedangkan nilai kontraknya sebesar Rp 13,3 miliar. Deddi mengatakan dalam pengerjaan pembangunan dermaga itu ditemukan ada pekerjaan yang tidak sesuai spesifikasi teknis pelaksanaan sehingga berpotensi merugikan keuangan negara.

Namun, kata Deddi, penyidik belum menghitung berapa kerugian negara dalam kasus itu.

Sebab, penyidik baru tahap pengumpulan bukti dan mencari tahu siapa saja yang bertanggung jawab dalam perkara dugaan korupsi tersebut. Dia menyebutkan dalam waktu dekat penyidik bakal memanggil dan memintai keterangan terhadap para pihak terkait pada tahap penyidikan.

“Di tahap penyelidikan, ada 30 orang yang sudah dimintai keterangan, di antaranya dari Dinas Pengairan Aceh, konsultan, maupun rekanan,” pungkas Deddi.

Sumber: jpnn.com

Previous Post

[Opini] Etika dalam Menjalankan Pemerintahan

Next Post

Ekonomi Sopir Angkutan Tercekik Jelang Idul Fitri, ACT Aceh Salurkan Bantuan Pangan

Next Post
Ekonomi Sopir Angkutan Tercekik Jelang Idul Fitri, ACT Aceh Salurkan Bantuan Pangan

Ekonomi Sopir Angkutan Tercekik Jelang Idul Fitri, ACT Aceh Salurkan Bantuan Pangan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

24/08/2026
Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026
Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

24/08/2026
Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Pembangunan Dermaga Jeti Krueng Pudeng Rp13,3 Miliar Diduga Dikorupsi

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com