Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pakistan Tolak Pendirian Pangkalan Militer Amerika di Negaranya

Admin1 by Admin1
27/05/2021
in Internasional
0
Pakistan Tolak Pendirian Pangkalan Militer Amerika di Negaranya

Ilustrasi pasukan militer Amerika Serikat. (Delil SOULEIMAN / AFP)

Jakarta – Pakistan tidak mengizinkan Amerika Serikat mengoperasi pangkalan militer di negaranya. Mereka menolak operasi drone di wilayahnya

Menteri Luar Negeri Pakistan Shah Mehmood Qureshi mengatakan kepada Majelis Tinggi Parlemen bahwa tidak ada aturan operasi macam itu dengan Washington dalam melawan terorisme.

“Biarlah rumah ini dan bangsa Pakistan menjadi saksi atas kesaksian saya bahwa di bawah Perdana Menteri Imran Khan, tidak akan ada pangkalan Amerika di tanah Pakistan,” kata Qureshi, Selasa (25/5) mengutip Anadolu Agency.

Ia meminta agar Pakistan melupakan laporan masa lalu soal pendirian pangkalan AS selama Perang Dingin berkecamuk.

“Kami tidak akan mengizinkan penggunaan drone kinetik, kami juga tidak tertarik memantau drone Anda. Ini sangat jelas, kebijakan dari pemerintah,” ujarnya.

Klarifikasi itu muncul di tengah laporan bahwa AS dan Pakistan tengah merundingkan penyelesaian baru untuk memfasilitasi operasi kontra terorisme di Afghanistan.

Qureshi menyebut laporan itu “tak berdasar” dan “spekulatif.”

Pernyataan itu muncul usai utusan khusus Rusia untuk Afghanistan, Zamir Kabulov mengatakan bahwa Tajikistan dan Uzbekistan tak akan mengizinkan Washington mendirikan pangkalan militer di tanah mereka.

Berdasarkan kesepakatan Doha, sekitar 2.500 pasukan AS dan lebih dari 7.000 tentara Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) akan ditarik dari Afghanistan pada 11 September tahun ini.

Sebagai gantinya, Taliban akan mencegah kelompok teroris dan individu menggunakan wilayah Afghanistan untuk mengancam keamanan negara lain, termasuk AS.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Vonis Makar untuk Nyak Din Cs

Next Post

KPK Bakal Sampaikan SK 51 Pegawai ‘Merah’ Pekan Ini

Next Post
KPK Tahan Dirut BUMN Perindo Tersangka Suap Impor Ikan

KPK Bakal Sampaikan SK 51 Pegawai 'Merah' Pekan Ini

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026
Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

05/08/2026
Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

Lembaga Wali Nanggroe Identifikasi Hukum Materiil Peradilan Adat di Aceh Barat

04/08/2026

Terpopuler

Pakistan Tolak Pendirian Pangkalan Militer Amerika di Negaranya

Pakistan Tolak Pendirian Pangkalan Militer Amerika di Negaranya

27/05/2021

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com