BANDA ACEH – Ketua Umum DPA Partai Aceh, Muzakir Manaf atau akrab disapa Mualem, menilai kondisi Aceh saat ini terpuruk.
Salah satunya ekonomi masyarakat yang morat-marit. Sementara pejabat bermewah-mewahan. Prilaku itu disebut Mualem dengan kata zalim.
Mualem meminta kader Partai Aceh yang sedang menjabat di seluruh jabatan politik, seperti DPRK, DPR Aceh serta bupati walikota untuk melawan setiap kezaliman tersebut.
Hal ini disampaikan Mualem dihadapan seluruh kader Partai Aceh yang hadir dalam peringatan milad ke 14 Partai Aceh, di kantor setempat, Rabu 7 Juli 2021.
Hadir dalam pertemuan ini seluruh anggota DPR Aceh dari Partai Aceh serta pengurus DPA Partai Aceh.
“Pada akhirnya kita berharap, proses pendewasaan yang mengiringi umur 14 tahun ini dapat kembali membuat Partai Aceh berjaya dan mendapat kepercayaan rakyat Aceh pada pemilu yang akan datang, apalagi kondisi Aceh saat ini ketika dipegang oleh orang-orang yang bukan dari kader Partai Aceh, telah membuat rakyat Aceh terpuruk lebih dalam lagi,“ kata Mualem.
“Kekacauan-kekacauan yang terjadi seharusnya dapat dihindari akan tetapi seolah-olah dibiarkan oleh para penguasa Aceh saat ini demi keuntungan pribadi, oleh karena itu melalui kesempatan ini saya juga menyampaikan perintah kepada seluruh kader-kader Partai Aceh yang sedang menduduki jabatan politik baik di DPRA, DPRK dan bupati/walikota agar melakukan segala upaya untuk melawan kezaliman ini. Dan juga bagi seluruh kader serta simpatisan agar kedepan dapat bekerja lebih maksimal lagi untuk memenangkan Partai Aceh terutama pada pemilu 2024 yang akan datang,” ujarnya lagi.









