Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

“Kalau Cuma Bicara Aturan Tanpa Solusi, Kedepan Angkat Robot Saja…”

Admin1 by Admin1
11/07/2021
in Nanggroe
0
“Kalau Cuma Bicara Aturan Tanpa Solusi, Kedepan Angkat Robot Saja…”

HM Fadhil Rahmi Lc MA

JAKARTA – Senator DPD RI asal Aceh, HM Fadhil Rahmi Lc MA, meminta pihak penegak hukum dan pemerintah daerah untuk mengedepankan edukasi daripada hukuman untuk pedagang yang terbukti melanggar PPKM yang diberlakukan di beberapa provinsi dan kabupaten kota di Indonesia.

“Kedepankan edukasi daripada hukuman,” ujar pria yang akrab disapa Syech Fadhil ini.

“Mereka tidak boleh jualan itu sudah satu hukuman. Secara ekonomi terancam dan perut lapar. Jangan lagi ditambah dengan pemidanaan dan hukuman denda yang jumlahnya memberatkan,” kata wakil ketua Komite III DPD RI ini menanggapi hukuman 5 juta untuk tukang bubur dan tukang bakso dan pemilik cafe di Tasikmalaya, Jawa Barat.

Apalagi, kata Syech Fadhil. ada indikasi diskriminasi dalam menjatuhkan hukuman. Dimana, para pedagang kecil dihukum denda jutaan. Sedangkan pedagang besar hanya ratusan ribu.

“Ini sungguh terlalu,” katanya.

Syech Fadhil berharap penegak hukum dan pemerintah daerah benar-benar menjadi pengayom masyarakat serta bukan sekedar memerintah.

“Bagi abdi negara, mereka tak susah memikirkan hari-hari selama PPKM. Mereka tetap dibayar gajinya oleh negara. Sedangkan masyarakat, satu hari tak bekerja, di rumah tak makan. Makanya, mau tak mau mereka harus bekerja. Ini alasan mengapa edukasi itu lebih penting dan menyentuh dari hukuman,” ujar Syech Fadhil.

Menurut Syech Fadhil, pemimpin lebih mengedepankan aksi-aksi yang edukatif serta mempertimbangkan rasa kemanusian.

“Sedangkan penguasa biasa bertindak suka suka dan hanya focus pada aturan. Ini yang banyak terjadi selama covid,” kata pria asal Aceh tersebut.

“Kalau biasa bicara aturan-aturan tanpa solusi bagi rakyat. Kedepan jangan ada pemilihan lagi. Angkat saja robot sebagai pemimpin. Robot bisa lebih tegas dan komitmen terhadap aturan karena tak memiliki sisi kemanusiaan,” kata Syech Fadhil.

Previous Post

Musim Hujan, Drainase dan Kecelakaan

Next Post

Polsek Baktiya Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Next Post
Polsek Baktiya Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Polsek Baktiya Imbau Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kapolres Pidie Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme Jelang HUT RI ke-81

Kapolres Pidie Turun ke Jalan Bagikan Merah Putih, Kobarkan Nasionalisme Jelang HUT RI ke-81

07/08/2026
Bunda Inklusi Kanwil Kemenag Aceh Kukuhkan Bunda Inklusi Aceh Timur

Bunda Inklusi Kanwil Kemenag Aceh Kukuhkan Bunda Inklusi Aceh Timur

07/08/2026
Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

Bupati Aceh Timur Temui BNPB, Minta Percepatan Pencairan Dana Stimulan Tahap II bagi Korban Banjir

07/08/2026
7 Rumah dan 1 Ruko di Aceh Besar Rusak Diterjang Angin Kencang

7 Rumah dan 1 Ruko di Aceh Besar Rusak Diterjang Angin Kencang

07/08/2026
Wagub Dek Fadh Sampaikan ke Mendagri dan Danantara Soal Semen

Wagub Dek Fadh Sampaikan ke Mendagri dan Danantara Soal Semen

07/08/2026

Terpopuler

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

Jelang Hari Damai Aceh, Kapolres Pidie Gandeng HUDA Perkuat Persatuan dan Stabilitas Daerah

06/08/2026

Baju Khas Pidie Resmi Bersertifikat, Ikhtiar Menjaga Identitas Budaya dari Klaim dan Kepunahan

“Kalau Cuma Bicara Aturan Tanpa Solusi, Kedepan Angkat Robot Saja…”

Haykal Nahkodai FPRB Pidie Jaya 2026–2031, Siap Perkuat Ketangguhan Daerah Hadapi Bencana

Mualem dan Mentan Bahas Pemulihan Sawah Pascabencana di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com