Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Himabis Unimal Nilai Pemerintah Aceh Gagal Jawab Persoalan Rakyat

Admin1 by Admin1
27/07/2021
in Lintas Timur
0

LHOKSEUMAWE – Ketua Himpunan Mahasiswa Administrasi Bisnis Universitas Malikussaleh (Himabis Unimal), Syahpoetra, menilai bahwa pemerintah Aceh masih  gagal dalam menjawab persoalan rakyat.

Syahpoetra mengatakan, di tengah krisis tanpa preseden, pihaknya melihat pemerintah Aceh dalam menangani wabah Covid-19 terkesan tidak serius dalam persoalan menekan angka kemiskinan.

“Artinya tidak ada langkah langkah ataupun treatment yang memang benar benar ampuh dalam mengatasi hal tadi. Kita lihat saja realokasi dan refocusing anggaran yang dilakukan oleh pemerintah Aceh dengan memangkas beberapa anggaran seperti dana dayah dan dana untuk pembangunan rumah dhuafa yang sebenarnya itu merupakan janji janji kampanye Irwandi-Nova, justru tidak bisa menjawab penyelesaian pandemi covid-19 di aceh, malahan justru makin membuat Aceh terpuruk di dasar kemiskinan, dan sangat disayangkan lagi dana yang dipangkas tersebut malah menjadi Silpa,” katanya.

Selain itu, kata dia, juga skandal kapal Aceh Hebat dengan jumlah anggaran Rp178 milliar dan proyek MYC 2,4 Trilliun serta skandal alih funsi skema Blok B menjadi sasaran Aceh semakin menyelimuti kemiskinan.

“Dari sini, kita semakin melihat kebijakan yang seharusnya menyejahterakan malah membawa rakyat ke jurang kesengsaraan. Seharusnya, langkah yang diambil oleh Pemerintah Aceh menjadi asa rakyat untuk bertahan hidup bukan malah menampakan dosa pemerintah dan keadilan yang semakin meredup,” kata Syahpoetra.

Kemudian, kata dia,tahun 2021 Pemerintah Aceh memiliki total anggaran sebesar Rp9.384 triliun yang terdiri dari APBA Rp8.058 triliun, APBN 1.285 dan CSR 41 miliar. Tetapi pembangunan di Aceh dan penuntasan kemiskinan serta penunjangan kesejahteraan masih stagnan bahkan menurun.

“Maka oleh karna itu, saya rasa Pemerintah Aceh perlu diperingatkan oleh rakyat, karena bapak presiden Jokowi juga pernah mengatakan bahawa demokrasi adalah mendengarkan suara rakyat dan melaksanakannya,” ujarnya lagi.

 

Previous Post

Kadisdik Aceh Launching Gerakan Zikir dan Mengaji Sebelum Belajar

Next Post

DPR Aceh: Banyak Dana Refocusing 2020 Tak Menyentuh Subtansi Penanganan Covid-19

Next Post
DPR Aceh: Banyak Dana Refocusing 2020 Tak Menyentuh Subtansi Penanganan Covid-19

DPR Aceh: Banyak Dana Refocusing 2020 Tak Menyentuh Subtansi Penanganan Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

Dua Hektare Lahan di Montasik Dilalap Sijago Merah

28/03/2026
PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

PDAM Tirta Mountala Bergerak Cepat Atasi Air Keruh di Darussalam

28/03/2026
Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

Lima Terdakwa Korupsi Pajak Daerah Dituntut 14,5 Tahun Penjara

28/03/2026
Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

Aceh Besar Tegaskan Komitmen Optimalkan Pengelolaan TKD Pascabencana

28/03/2026
BPBD Aceh Tengah Kerahkan Tim Padamkan Kebakaran Kedai Elpiji

BPBD Aceh Tengah Kerahkan Tim Padamkan Kebakaran Kedai Elpiji

28/03/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

Prof Saifullah Resmi Mendaftar sebagai Calon Rektor UIN Ar-Raniry 2026-2030

Truk Hauling LKT Hantam Becak Motor, Satu Nyawa Melayang

Teungku Muhammad Nur: Aktivis Dayah Jadi Direktur di PT PEMA

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com