BANDA ACEH – Anggota Badan Anggaran DPR Aceh sekaligus politisi PKS, Irawan Abdullah, meminta Pemerintah Aceh untuk memberi perhatian khusus kepada penulis-penulis daerah putra Aceh.
Hal ini disampaikan Irawan Abdullah dalam pertemuan pembahasan pertangggung jawaban APBA 2020, Senin 26 Juli 2021.
“Saya selaku Anggota Badan Anggaran mengingatkan Pemerintah Aceh, dalam hal ini Dinas Perpustakaandan Kearsipan Aceh untuk segera memberikan perhatian terhadap penulis-penulis daerah putra Aceh yang berhasil mengeluarkan karya-karya buku apalagi yang berkaitan dengn karya tentang Keacehan,” ujar politisi PKS Aceh ini.
“Perlu karya mareka diorbitkan serta dicetak oleh pemerintah supaya dapat dibaca oleh generasi-genarasi berikutnya,” kata mantan anggota DPRK Aceh Besar ini lagi.
“Jangan sampai pengadaan buku yang ada di dinas terkait hanya copy paste terhadap judul-judul yang telah ada. Apalagi kadang beradu dengan pengadaan di lembaga pendidikan yang berasal dari dana BOS,” katanya.










