Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pelancong ke Jerman Akan Dimintai Paspor Vaksin Covid-19 Atau Bukti Tes Negatif

Admin1 by Admin1
30/07/2021
in Internasional
0
Pelancong ke Jerman Akan Dimintai Paspor Vaksin Covid-19 Atau Bukti Tes Negatif

Penumpang melewati tanda yang mengarah ke pusat tes penyakit virus corona (COVID-19), di Bandara Internasional Munich, Jerman, 4 Agustus 2020. [REUTERS/Michael Dalder]

Jakarta – Semua pelancong yang tiba di Jerman mulai akhir pekan ini akan diminta menunjukkan paspor vaksin Covid-19, bukti kekebalan dari infeksi sebelumnya, atau menunjukkan hasil tes negatif Covid-19, sumber pemerintah Jerman melaporkan.

Rencana tersebut mencerminkan kekhawatiran yang berkembang di antara para pemimpin regional dan nasional Jerman, bahwa meningkatnya beban kasus di tempat wisata dapat membantu memicu gelombang keempat Covid-19 ketika orang Jerman pulang dari liburan.

Jerman sekarang memerlukan tes negatif atau bukti kekebalan Covid-19 hanya dari mereka yang datang dari negara yang disebut “daerah berisiko”, “daerah dengan insiden tinggi” dan “daerah varian virus”, yang di Eropa sekarang termasuk Inggris, Spanyol, dan Belanda, dikutip dari Reuters, 30 Juli 2021.

Aturan sekarang juga diterapkan secara berbeda di bandara dan penyeberangan jalan, dan para pemimpin daerah ingin membuatnya lebih konsisten.

Jerman mencatat 3.142 infeksi baru pada hari Kamis, menurut badan pengendalian penyakit menular Jerman, Robert Koch Institute.

Setelah vaksinasi awal yang lambat, Jerman dengan cepat menerapkan vaksinasi luas, dengan 61,3% dari populasi menerima setidaknya satu suntikan vaksin Covid-19, yang secara dramatis mengurangi keparahan dan kematian penyakit.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Pemerintahan Joe Biden Beri Insentif Rp1,4 Juta untuk Orang yang Baru Divaksin

Next Post

Kapaloe, Rupiah Kini Rp14.435 Perdolar AS

Next Post
Tak Kunjung Membaik, Rupiah Bisa Tembus Rp16.000 per USD

Kapaloe, Rupiah Kini Rp14.435 Perdolar AS

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

24/08/2026
Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026
Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

24/08/2026
Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Pelancong ke Jerman Akan Dimintai Paspor Vaksin Covid-19 Atau Bukti Tes Negatif

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com