Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Tuntut Kenaikan Gaji, Perawat Hungaria Ancam Bekerja di Luar Negeri

Admin1 by Admin1
01/08/2021
in Internasional
0

Jakarta – Lebih dari 1.000 perawat Hungaria berkumpul di Budapest pada Sabtu untuk menuntut gaji yang lebih baik, setelah survei menunjukkan banyak dari mereka mempertimbangkan untuk meninggalkan Hungaria demi gaji yang lebih tinggi di tempat lain, membebani sistem perawatan kesehatan yang sudah kekurangan pekerja di tengah Covid-19.

Seperti banyak negara Eropa timur, Hungaria bergulat dengan kekurangan dokter dan pekerja medis karena gaji dalam negeri tidak seberapa dibandingkan dengan tingkat Eropa barat.

Perawat yang mengenakan kaus oblong putih dan membawa balon putih berkumpul di alun-alun pusat Budapest, dikutip dari Reuters, 1 Agustus 2021. Ratusan dari mereka tiba dari luar ibu kota dan menempuh perjalanan berjam-jam untuk menghadiri unjuk rasa.

“Mungkin ada gelombang besar perawat yang berhenti ketika pembatasan perjalanan pandemi dicabut di seluruh Eropa,” kata Zoltan Balogh, ketua Asosiasi Profesional Kesehatan Hungaria.

Sekitar 400-500 perawat meninggalkan Hungaria setiap tahun, kata Balogh, dan menurut survei online yang dilakukan oleh badan tersebut bulan lalu, lebih dari 1.000 perawat mempertimbangkan untuk meninggalkan Hungaria.

“Kami adalah profesional tingkat menengah yang selalu dilupakan ketika gaji dinaikkan,” kata Ibolya Pinter Gal, yang telah menjadi perawat selama lebih dari tiga puluh tahun.

Dia telah merawat pasien Covid-19 di unit perawatan intensif sejak Maret 2020. Dia dijanjikan gaji ekstra untuk pekerjaan berisiko tinggi, tetapi masih belum menerimanya.

Asosiasi mengundang Menteri Sumber Daya Manusia Miklos Kasler untuk audiensi protes. Dia tidak hadir tetapi mengirim surat berterima kasih kepada perawat atas pekerjaan mereka.

Tuntutan yang paling penting dari perawat adalah kenaikan upah yang sebanding dengan kenaikan gaji dokter baru-baru ini.

Parlemen meloloskan RUU perawatan kesehatan Oktober lalu yang membawa kenaikan upah substansial bagi dokter. Kenaikan itu tidak berlaku bagi perawat yang gajinya baru dinaikkan secara bertahap sejak 2019.

Undang-undang baru yang disahkan musim gugur lalu juga memaksa para profesional kesehatan untuk memilih antara bekerja di sektor kesehatan yang dikelola negara atau swasta. Hampir 4.000 orang, 3,7% dari semua profesional medis memutuskan untuk keluar dari sistem kesehatan masyarakat pada batas waktu keputusan mereka pada bulan Maret.

Sebanyak 30.026 orang telah meninggal karena Covid-19 di Hungaria pada Jumat, dari total populasi hampir 10 juta.

Sumber: tempo.co

Previous Post

Illiza Sa’aduddin Djamal Narasumber Parenting PAUD Al-Jihad

Next Post

Rumah Sakit Thailand Gunakan Kontainer untuk Simpan Jenazah Covid-19

Next Post

Rumah Sakit Thailand Gunakan Kontainer untuk Simpan Jenazah Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Imigrasi Deportasi Empat WN China Langgar Izin di Aceh

Imigrasi Deportasi Empat WN China Langgar Izin di Aceh

01/07/2026
USK Apresiasi Bantuan Pemerintah Jepang untuk Penguatan Mitigasi Bencana di Aceh

USK Apresiasi Bantuan Pemerintah Jepang untuk Penguatan Mitigasi Bencana di Aceh

01/07/2026
Mahasiswa Tagih Janji Politik: Masyarakat Berhak Bertanya di Mana Letak ‘Arah Baru Abdya Maju’ Jika APBK Hanya untuk Foya-Foya

Mahasiswa Tagih Janji Politik: Masyarakat Berhak Bertanya di Mana Letak ‘Arah Baru Abdya Maju’ Jika APBK Hanya untuk Foya-Foya

01/07/2026
Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

Mualem Pastikan Hilirisasi Migas Blok Andaman

01/07/2026
Siswa SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

Siswa SMAN 2 Sinabang Lolos ke Provinsi Seleksi Pelajar Pelopor Keselamatan LLAJ

01/07/2026

Terpopuler

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

30/06/2026

Tuntut Kenaikan Gaji, Perawat Hungaria Ancam Bekerja di Luar Negeri

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

PN Meureudu Berhasil Laksanakan Eksekusi Sukarela Ruko di Pidie Jaya

Sekda Aceh Ikuti Pelatihan Kepemimpinan Nasional Tingkat I LAN RI

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com