Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Peneliti Radikalisme di Aceh: Pengaruhnya Mulai Masuk ke Wilayah Pegunungan

redaksi by redaksi
06/11/2019
in Nanggroe
0

TAKENGON – Peneliti Radikalisme dan Terorisme Aceh Dr. Mukhlisuddin Ilyas mengatakan, sepuluh tahun kebelakang masalah gerakan Radikal dan Terorisme di Aceh hanya ditemui di wilayah pesisir, namun kini potensi itu mulai masuk ke wilayah pegunungan karena lebih mudah diakses.

“Riset tahun 2010 narapidana teroris hanya berada di pesisir, namun kini mulai masuk ke wilayah tengah yang notabene wilayah pegunungan,” kata Mukhlisuddin Ilyas pada acara Focus Discussion Group (FGD) tanglal Radikalisme dan Terorisme yang digelar Kesbangpol Aceh di Coffee Batas Kota, Paya Tumpi, Rabu 6 November 2019.

Acara FGD dilakukan di Takengon untuk mencari masukan dari berbagai pihak terkait mencari upaya pencegahan persoalan yang muncul baik masalah agama, sosial, dan ekonomi.

Kata Mukhlis, potensi radikalisme dan terorisme di wilayah tengah masih terbilang positif, sehingga perlu ada pencegahan dari potensi pengaruh radikal dan terorisme yang sebelumnya berada di pesisir.

“Potensi pegunungan karena pembawa pengaruh bisa tinggal, sehingga potensi radikalisme dan terorisme sangat berpeluang,” ujar Mukhlis.

Kata Mukhlis dari hasil riset tahun 2017 soal radikalisme di Aceh masalah pemahaman di poin 72, 39, Sikap poin 51.60, dan Tindakan poin 47.

Acara FGD dihadiri Forkompimda, perwakilan MPU, Akademisi, MAA, kalangan Pemuda, perwakilan Kodim Aceh Tengah, Perwakilan Polres Aceh Tengah dan tokoh perempuan. (ji)

Previous Post

Realisasi Otsus Kabupaten Kota 2019 Masih Jauh di Bawah Target

Next Post

Lima Kabupaten di Aceh Berpotensi Hujan Disertai Petir

Next Post
Warga di Wilayah Tengah Aceh Diminta Waspadai Petir dan Angin Kencang

Lima Kabupaten di Aceh Berpotensi Hujan Disertai Petir

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

11/09/2026
500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

11/09/2026
Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

11/09/2026
[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

11/09/2026
Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Terpopuler

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Peneliti Radikalisme di Aceh: Pengaruhnya Mulai Masuk ke Wilayah Pegunungan

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com