Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Dahlan Iskan Minta Anak Akidi Tio Minta Maaf Soal Sumbangan Rp 2 Triliun

Admin1 by Admin1
08/08/2021
in Nanggroe
0

Jakarta – Bekas Menteri Badan Usaha Milik Negara Dahlan Iskan memuji sikap Kepala Kepolisian Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri yang meminta maaf soal heboh sumbangan Rp 2 triliun keluarga Akidi Tio.

“Kapolda tidak berbuat salah. Tidak melanggar hukum. Tidak jahat. Tidak kriminal. Tidak korupsi. Ia hanya kurang cermat,” tulis Dahlan dalam laman pribadinya, disway.id, Ahad, 8 Agustus 2021.

Dahlan Iskan mengatakan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD juga sependapat dengannya. Ia pun menyarankan anak Akidi Tio, Heryanty, juga mengikuti langkah Kapolda Sumsel tersebut dengan meminta maaf atas kegaduhan tersebut.

Saran itu, kata Dahlan, disampaikan melalui teman dekat Heryanty, yang pada blog-nya itu ia sebut sebagai Si Cantik dr Nur. “Saya sarankan agar dr Nur menulis WA ke Ahong (nama kecil Heryanty). Isinya: Kapolda saja sudah mau minta maaf, tolonglah Anda juga segera minta maaf ke Kapolda dan ke seluruh masyarakat Sumsel.”

Dahlan berharap Heryanty memenuhi saran tersebut. Apabila pun anak Akidi Tio tersebut tetap mengotot bahwa duit Rp 2 triliun ada, menurut dia tidak masalah.

“Urus saja terus. Sampai dapat. Atau sampai menyerah. Tapi minta maaf itu penting. Kalau pun permintaan maaf itu dirasa berat, kelak boleh dicabut bersamaan dengan penyerahan sumbangan yang sebenarnya,” kata Dahlan.

Polda Sumatera Selatan akan memeriksa anak almarhum Akidi Tio, Heryanty perihal sumbangan Rp 2 triliun yang hingga kini belum jelas keberadaan uangnya. Hanya saja, polisi masih menunggu hasil pemeriksaan tes kejiwaan Heryanty sebelum pemeriksaan lanjutan.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Sumatera Selatan Komisaris Besar Supriadi mengatakan Kapolda Sumatera Selatan Inspektur Jenderal Eko Indra Heri dalam permohonan maaf ke seluruh masyarakat Indonesia, juga telah memaafkan Heryanty. Namun, menurut Supriadi, hal tersebut tak bisa menggugurkan jerat pidana jika penyidik menemukan alat bukti yang cukup.

“Iya (memaafkan) secara pribadi. Secara permasalahan tetap kami gali. Ending-nya nanti kita lihat,” kata Supriadi, Kamis 5 Agustus 2021.

Hingga Kamis lalu, penyidik Ditreskrimum baru memeriksa lima saksi dalam kasus dugaan sumbangan bodong oleh anak pengusaha almarhum Akidi Tio, Heryanty. Polisi juga berencana meminta keterangan dari ahli untuk memastikan kasus ini. Bahkan Mabes Polri juga akan melakukan pemeriksaan internal.

Pada Kamis siang, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Eko Indra menyatakan permohonan maaf ke seluruh masyarakat Indonesia, khususnya Kapolri, Mabes Polri, para anggota Polri se-Indonesia, serta masyarakat Sumatera Selatan. Dia mengakui telah lalai dalam menyelidiki informasi dana hibah Rp 2 triliun dari Heryanty, perwakilan keluarga almarhum Akidi Tio.

“Kegaduhan yang terjadi dapat dikatakan sebagai kelemahan saya sebagai individu, sebagai manusia biasa. Saya memohon maaf,” ucap Irjen Eko.

Polemik dugaan sumbangan fiktif muncul ketika keluarga almarhum Akidi Tio memberikan hibah bantuan penanganan Covid-19 sebesar Rp 2 triliun. Simbolisasi penyerahan ini dihadiri Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru dan Kepala Kepolisian Daerah Sumatera Selatan Jenderal Eko Indra Heri. Namun belakangan diketahui uang Rp 2 triliun itu tak pernah masuk ke rekening kepolisian. PPATK menyatakan sumbangan tersebut bodong.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Pilot di Afganistan Jadi Sasaran Bom Taliban

Next Post

11.405 Anak Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19

Next Post

11.405 Anak Kehilangan Orang Tua Selama Pandemi Covid-19

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

Mengeja Arti Persaudaraan dari Dapur Kenduri Maulid

24/08/2026
Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

24/08/2026
Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

Wali Kota Serahkan Dokumen RKUA PPAS Perubahan ke DPRK Banda Aceh

24/08/2026
Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

Pemkab Aceh Besar Distribusikan Air ke Sawah Terdampak Kekeringan

24/08/2026
Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

Al-Farlaky Pimpin Rapat Percepatan Huntap, Tekankan Data Akurat dan Kualitas Pembangunan

24/08/2026

Terpopuler

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

23/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Dahlan Iskan Minta Anak Akidi Tio Minta Maaf Soal Sumbangan Rp 2 Triliun

Presiden atau Gubernur Yang Berhentikan Sekda?

Vokalis Seuramoë Reggae Teuku Andie Meninggal Dunia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com