Jakarta – Taliban menambah jumlah wilayah yang berhasil mereka ambil alih dari Afghanistan. Dikutip dari kantor berita Reuters, mereka telah menduduki enam ibu kota provinsi per Senin kemarin. Wilayah terbaru yang mereka berhasil duduki adalah Aybak, ibu kota provinsi Samangan.
Per berita ini ditulis, Taliban mencoba memperkuat posisinya di Aybak dengan mengambil gedung-gedung dan fasilitas penting milik pemerintah.
“Mereka tengah bertarung dengan Militer Afghanistan untuk mengambil alih markas besar kepolisian dan bangunan milik gubernur. Sebagian dari ibu kota sudah di tangan Taliban,” ujar anggota DPRD Aybak, Ziauddin Zia, dikutip dari Reuters, Senin, 9 Agustus 2021.
Selain Aybak, ibu kota provinsi yang sudah mereka duduki adalah Zaranj, Sar-e Pul, Taloqan, Kunduz, dan Lashkar Gah. Keenam ibu kota provinsi tersebut mayoritas berada di wilayah perbatasan.
Menduduki kota-kota di wilayah perbatasan memungkinkan Taliban untuk memperkuat pengaruh di Afghanistan. Salah satunya, berkaitan dengan arus keluar masuk Afghanistan, baik untuk barang maupun pendatang. Mereka bisa menarik tarif tinggi dari situ untuk memperkuat operasionalnya.
Keberhasilan Taliban tak lepas dari penarikan ribuan pasukan Amerika dari Afghanistan. Seperti diberitakan sebelumnya, Presiden Joe Biden ingin mengakhiri pertempuran antara Amerika dan Taliban di Afghanistan, setelah dua dekade, dengan menarik mayoritas pasukannya dari sana.
Menurut laporan New York Times, hanya tersisa 650 personil Militer Amerika di Afghanistan sekarang. Kebanyakan dari mereka hanya bertugas menjaga gedung-gedung diplomatik Amerika. Seorang sumber di pemerintahan Amerika mengatakan jumlah tersebut tidak akan cukup membantu Afghanistan mengalahkan Taliban.
Sejauh ini, Amerika dikabarkan tidak akan menghentikan penarikan pasukannya. Selain itu, mereka hanya akan memberikan bantuan serangan udara dalam kapasitas terbatas. Untuk sisanya, Amerika menyakini Afghanistan mampu melawan Taliban dengan sumber daya dan ilmu yang diberikan olehnya selama ini.
“Kami pun ragu serangan udara dari kami mampu membantu menahan Taliban, terutama jika mereka berhasil memasuki wilayah perkotaan yang padat,” ujar sumber di Pemerintahan Amerika.
Taliban, pada Ahad kemarin, memperingatkan Amerika untuk tidak coba-coba mengintervensi pertempuran mereka dengan Afghanistan.









