Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Era Digital Tiba, Saatnya Siswa dan Guru Terampil Belajar Daring

Admin1 by Admin1
20/08/2021
in Lintas Tengah
0
Cerdas Berinternet di Era Digital, Ini yang Perlu Diketahui

Redelong — Rangkaian Webinar Literasi Digital di Kabupaten Bener Meriah, Provinsi Aceh kembali bergulir. Pada Selasa, 3 Agustus 2021 pukul 09.00–12.00 WIB, telah dilangsungkan webinar bertajuk “Saatnya Peserta Didik dan Guru Terampil Belajar Daring”.

Kegiatan masif yang diinisiasi dan diselenggarakan oleh Direktorat Pemberdayaan informatika Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika Kementerian Kominfo RI ini bertujuan mendorong masyarakat menggunakan internet secara cerdas, positif, kreatif, dan produktif sehingga dapat meningkatkan kemampuan kognitifnya untuk mengidentifikasi hoaks serta mencegah terpapar berbagai dampak negatif penggunaan internet.

Pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 202,6 juta jiwa. Total jumlah penduduk Indonesia sendiri saat ini adalah 274,9 juta jiwa. Ini artinya, penetrasi internet di Indonesia pada awal 2021 mencapai 73,7 persen.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika (Aptika) Kominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan Indonesia masih memiliki pekerjaan rumah terkait literasi digital.

“Hasil survei literasi digital yang kita lakukan bersama siberkreasi dan katadata pada 2020 menunjukkan bahwa indeks literasi digital Indonesia masih pada angka 3,47 dari skala 1 hingga 4. Hal itu menunjukkan indeks literasi digital kita masih di bawah tingkatan baik,” katanya lewat diskusi virtual.

Dalam konteks inilah webinar literasi digital yang diselenggarakan oleh Kementerian Kominfo RI ini menjadi agenda yang amat strategis dan krusial, dalam membekali seluruh masyarakat Indonesia beraktifitas di ranah digital.

Pada webinar yang menyasar target segmen guru SD dan SMP Kabupaten Bener Meriah, dihadiri oleh sekitar 1627 peserta daring ini, hadir dan memberikan materinya secara virtual, para narasumber yang berkompeten dalam bidangnya, yakni Resista Vikaliana, S.Si, M.M, Akademisi Bid. Manajemen, Penulis Buku, Penggiat Taman Bacaan KBM; Dr.rer.nat. Doni Yusri, SP., MM, Dosen dan Praktisi; Sukur, S.Pd, M.Pd, Kepala Dinas Pendidikan Kab. Bener Meriah; dan Maria Ulfa, S.Pd, Guru SMA Negeri 1 Permata. Leon Roy Legoh sebagai Key Opinion Leader (KOL) dan memberikan pengalamannya. Para narasumber tersebut memperbincangkan tentang 4 pilar literasi digital, yakni Digital Culture, Digital Ethic, Digital Safety dan Digital Skill.

Pada sesi pertama, Resista Vikaliana, S.Si, M.M menyampaikan digital skill yang harus dimiliki oleh tenaga pendidik dan anak didik yaitu seperti keterampilan membuat bahan ajar online, keterampilan melakukan video conferencing, keterampilan menggunakan platform online untuk penugasan (termasuk learning experience, project based learning dan lainnya), dan keterampilan membuat penilaian atau assessment secara daring. Penguasaan keterampilan digital atau digital skill menentukan keberhasilan PJJ atau Pembelajaran Jarak Jauh itu sendiri.

Giliran pembicara kedua, Dr.rer.nat. Doni Yusri, SP., MM mengatakan untuk menjadi good netizens atau warga dunia digital yang baik adalah dengan selalu klarifikasi atau tabayyun terhadap informasi yang diperoleh. Harus memiliki sikap kritis terhadap konten berita. Harus tahu siapa yang menyebarkan, apa motivasinya dan tidak mudah terpapar berita bohong. Selain itu, kita juga perlu objektif dalam penilaian kebencian dan kecintaan. Tidak berlebihan dan bersikap adil.

Tampil sebagai pembicara ketiga, Sukur, S.Pd, M.Pd menjelaskan digital ethic yang harus dimiliki guru atau tenaga pendidik dilihat dalam kompetensi pendidik guru diharapkan dapat supel, sabar, disiplin, jujur, bertindak sesuai norma sosial dan hukum. Kemudian, dalam kompetensi profesional mampu menguasai teknologi informasi dan komunikasi dalam proses pembelajaran dan juga pengembangan diri.

Pembicara keempat, Maria Ulfa, S.Pd menuturkan kompetensi guru dalam dunia digital harus berpikir secara kritis, mengikuti perkembangan teknologi, melakukan discovery learning, dan melakukan pembelajaran kolaboratif.

Leon Roy Legoh selaku Key Opinion Leader menyampaikan lewat internet banyak memberikan pengetahuan dan sumber-sumber keterampilan bagi kita. Digital ini sangat membantu. Dalam dunia digital ini semuanya angkat berubah dengan cepat. Dalam penggunaannya cari yang positif dan untuk yang sudah berusia untuk terus bergerak.

Para peserta mengikuti dengan antusias seluruh materi yang disampaikan dalam webinar ini, terlihat dari banyaknya tanggapan dan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan kepada para narasumber. Seperti Fajri yang bertanya bagaimanakah cara menghadapi dampak negatif Ketika semuanya dilakukan secara online, seperti pengumpulan tugas dan bagaimana jika melihat hal-hal negatif yang tiba-tiba muncul? Narasumber Maria Ulfa, S.Pd menanggapi yang terpenting adalah tujuan untuk menggunakan dunia digital itu apa. Ketika kita melihat konten negatif itu kita hanya perlu cukup tahu dan tidak untuk menyebarkannya kembali. Hanya dari kita yang perlu memilah. Tergantung dari iman kita, tujuan kita dan kepentingan kita.

Webinar ini merupakan satu dari rangkaian webinar yang diselenggarakan di Kabupaten Bener Meriah. Masyarakat diharapkan dapat hadir pada webinar-webinar yang akan datang.[]

Previous Post

Ini Kiat Membangun Bisnis di Era Digital

Next Post

Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital

Next Post
Belajar Online, Tuntutan Zaman yang Tak Bisa Dihindari

Menjadi Pendidik Cerdas dan Cakap Digital

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

Rayakan HUT, Demokrat Pidie Gelar Lomba Rakyat

23/08/2026
Ratusan Hektare Kebun di Tepi Krueng Babahrot Terancam Erosi

Ratusan Hektare Kebun di Tepi Krueng Babahrot Terancam Erosi

23/08/2026
YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

YARA Minta Kasus Penganiayaan Siswa SMA di Bener Meriah Ditindak Tegas

23/08/2026
Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

23/08/2026
Dr. Safaruddin Sabet Gelar Best Player Piala Pangdam IM Cup 2026, Gemilangkan Nama Daerah ke Provinsi

Dr. Safaruddin Sabet Gelar Best Player Piala Pangdam IM Cup 2026, Gemilangkan Nama Daerah ke Provinsi

23/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Para Sekda Loyalis yang ‘Tumbang’ di Tahun Kedua Mualem-Dekfad

Era Digital Tiba, Saatnya Siswa dan Guru Terampil Belajar Daring

Dr. Safaruddin Bawa Tim Sepak Bola Kodim Abdya Sebagai Juara Piala Pangdam IM Cup Tahun 2026

Polda Aceh Bidik Calon Tersangka Korupsi Pengadaan Bebek Petelur

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com