IDI -Sebanyak Lima orang siswa/i MTsN 1 Aceh Timur terpilih menjadi juara Kompetisi Sains Nasional (KSN) di tingkat Kabupaten Aceh Timur dengan kualifikasi bidang ke ahlian Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Dalam kesempatan tersebut Kepala MTsN 1 Aceh Timur Drs. Saifullah MN mengatakan untuk kualifikasi bidang Studi IPA peringkat pertama diraih oleh Ulfa Andriani, peringkat kedua disusul oleh Afdhal Khuzari dan peringkat ketiga Khalilul Rahman Alatas.
Lebih lanjut Drs. Saifullah meyampaikan, sedangkan untuk kulifikasi IPS peringkat kedua diraih oleh Ananda Nazli Askia sedangkan peringkat ketiga di raih oleh Zahratul Khalis.
Saifullah juga mengatakan, penetapan peringkat tersebut tertuang berdasarkan Surat Keputusan Kepala Pusat Prestasi Nasional Sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi pada Kamis 23 September 2021, Nomor 2073/J3/DM/01.03/2021 tentang Penetapan Peserta Babak Penyisihan Tahap II Kompetisi Sains Nasional (KSN) Jenjang Sekolah Menengah Pertama Tahun 2021.
Masih kata saifullah, dirinya merasa senang dan bangga. Setelah sebelumnya kurang beruntung pada perlombaan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) tingkat kabupaten, dirinya meminta pada tim persiapan KSM & KSN untuk mengevaluasi kegagalan KSM lalu.
“Serta melakukan persiapan sematang mungkin demi tercapainya target juara pada KSN kali ini,” ujar saifullah saat dikonfirmasi via WhatsApp oleh Humas Kemenag Aceh Timur.
“Alhamdulillah hal tersebut sudah tercapai, apalagi 5 dari 9 peserta KSN berhasil meraih juara pada ajang ini, kegagalan lalu menjadikan kami sangat termotivasi untuk bekerja lebih keras untuk mencapai target juara” terang Saifullah dengan penuh semangat.
Terakhir saifullah mengatakan Pelaksanaan KSN tahap II (tingkat provinsi) rencananya akan digelar pada tanggal 11 Oktober 2021 mendatang secara daring.
Untuk menghadapi hal tersebut, Saifullah kembali mengajak para guru pembimbing untuk lebih giat membimbing karena persaingan akan semakin ketat apalagi melibatkan siswa-siswa sekolah unggul di kota-kota besar.
Kepada siswa dirinya telah menyiapkan sejumlah hadiah, hal ini sebagai bentuk apresiasi madrasah terhadap siswa berprestasi dan juga sebagai motivasi tambahan bagi siswa – siswinya yang akan kembali berlomba pada tingkat provinsi nantinya.










