Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemimpin Kudeta Militer di Guinea Dilantik Jadi Presiden

Admin1 by Admin1
02/10/2021
in Internasional
0
Pemimpin Kudeta Militer di Guinea Dilantik Jadi Presiden

Komandan pasukan khusus Guinea, Mamady Doumbouya, yang menggulingkan Presiden Alpha Conde, berjalan keluar setelah bertemu utusan dari Economic Community of West African States (ECOWAS) untuk krisis Guinea guna membahas cara-cara mengarahkan negara kembali ke rezim konstitusional, di Conakry, Guinea 10 September, 2021.[REUTERS/Saliou Samb/File Foto]

Jakarta – Pemimpin kudeta militer di Guinea, Mamadi Doumbouya dilantik sebagai presiden sementara pada Jumat. Dia akan menjalankan pemerintahan transisi ke ke pemerintahan konstitusional setelah Presiden Alpha Conde digulingkan pada 5 September lalu.

Upacara pengambilan sumpah diadakan di Istana Mohamed V di ibukota Conakry. Sebagian besar kepala negara Afrika Barat tak hadir dalam acara tersebut dan sepakat menjatuhkan sanksi untuk anggota junta dan kerabat mereka.

Afrika Barat dan Tengah telah mengalami empat kudeta sejak tahun lalu. Memanasnya suhu politik meningkatkan kekhawatiran akan berkuasanya militer di wilayah yang kaya sumber daya alam namun dijerat kemiskinan tersebut.

Doumbouya disumpah dengan mengenakan seragam militer, baret merah, dan kacamata hitam dan mengenakan sarung tangan putih.

“Saya sepenuhnya menghargai sebesar-besarnya tanggung jawab yang dipercayakan kepada saya,” katanya dalam pidato setelah pengambilan sumpah.

Dia berjanji untuk mengawasi transisi yang akan mencakup penyusunan konstitusi baru, memerangi korupsi, reformasi pemilu dan penyelenggaraan pemilu yang bebas dan transparan.

Junta mengatakan anggotanya dilarang mencalonkan diri dalam pemilihan berikutnya. Namun tak dijelaskan kapan larangan itu akan diberlakukan. Keputusa diambil oleh Dewan Nasional Transisi yang beranggotakan 81 orang.

Komunitas Ekonomi Negara-Negara Afrika Barat, sebuah blok regional, telah membekukan aset dan memberlakukan larangan perjalanan pada junta. Sanksi ini bertujuan agar demokrasi bisa kembali diberlakukan.

Para pemimpin kudeta militer mengatakan mereka menggulingkan Alpha Conde karena kekhawatiran tentang kemiskinan dan korupsi. Conde juga sedang menjalani masa jabatan ketiga setelah mengubah konstitusi.

Kekhawatiran bahwa krisis politik akan menghambat produksi bauksit Guinea, telah mereda. Operator asing terbesar di negara itu mengatakan mereka terus bekerja tanpa gangguan.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Corona di AS Tak Terkendali, Angka Kematian Sudah Lebih dari 700 Ribu

Next Post

Asal Covid-19, Virus Paling Mirip SARS-CoV-2 Ditemukan di Gua Laos

Next Post
Asal Covid-19, Virus Paling Mirip SARS-CoV-2 Ditemukan di Gua Laos

Asal Covid-19, Virus Paling Mirip SARS-CoV-2 Ditemukan di Gua Laos

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

22/09/2026
Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

22/09/2026
Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

22/09/2026
Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

22/09/2026
Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

22/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Pemimpin Kudeta Militer di Guinea Dilantik Jadi Presiden

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com