Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kesehatan

Asal Covid-19, Virus Paling Mirip SARS-CoV-2 Ditemukan di Gua Laos

Admin1 by Admin1
02/10/2021
in Kesehatan
0
Asal Covid-19, Virus Paling Mirip SARS-CoV-2 Ditemukan di Gua Laos

Ilustrasi virus Corona (Covid-19) varian MU. Shutterstock

Jakarta – Sejak SARS-CoV-2, virus penyebab Covid-19, pertama kali terdeteksi di Wuhan, Cina, pada Desember 2019, ada upaya global untuk menetapkan asal-usulnya.

Karena pandemi dianggap berasal dari Wuhan, banyak upaya telah difokuskan di Cina, dengan asumsi bahwa ketika virus pertama kali terdeteksi di sana, virus itu mungkin dimulai di sana.

Kini, dikutip Medical News Today, 1 Oktober 2021, dua makalah yang sedang ditinjau oleh jurnal Nature dan diterbitkan sebagai pracetak meragukan asumsi ini dan menunjukkan bahwa untuk menemukan asal-usul virus itu para peneliti mungkin harus melihat lebih jauh.

Salah satu alasan SARS-CoV-2 sangat menular adalah daerah pada protein lonjakannya yang memberinya kemampuan untuk mengikat reseptor yang ada di permukaan banyak sel manusia yang disebut ACE2.

Dalam sebuah makalah yang dikirimkan ke Nature, para peneliti dari Pasteur Institute di Paris, Prancis, dan dari Laos, kini telah melaporkan menemukan virus dengan domain pengikatan reseptor yang sangat mirip dengan yang ditemukan pada SARS-CoV-2 pada kelelawar gua di Laos Utara.

Para peneliti mengambil sampel darah, air liur, feses dubur, dan urin dari 645 kelelawar dari 46 spesies berbeda yang ditemukan di gua batu kapur di Laos utara, yang dekat dengan perbatasan Cina barat daya.

Mereka menemukan tiga jenis virus terpisah dalam tiga spesies kelelawar Rhinolophus yang berbeda, umumnya dikenal sebagai kelelawar tapal kuda. Sekuensing RNA mengungkapkan bahwa virus-virus ini lebih dari 95 persen identik dengan SARS-CoV-2, dan satu, virus terdekat dengan SARS-CoV-2 yang ditemukan sejauh ini, adalah 96,8 persen serupa.

Eksperimen lebih lanjut menunjukkan bahwa domain pengikatan reseptor dari virus memiliki afinitas tinggi untuk reseptor ACE2 manusia. Ini sebanding dengan afinitas strain SARS-CoV-2 yang ditemukan para ilmuwan pada awal pandemi, menunjukkan bahwa virus ini dapat menginfeksi manusia secara langsung.

Tahun lalu, para ilmuwan mendeteksi virus serupa di Yunnan, di Cina Barat Daya. Virus itu 96,1 persen mirip dengan SARS-CoV-2, yang berarti makalah ini menggambarkan virus terdekat yang terdeteksi.

Prof Edward Holmes dari University of Sydney, Australia, yang telah mempelajari kemunculan dan penyebaran SARS-CoV-2 tetapi tidak terlibat dalam penelitian ini, mengatakan kepada Medical News Today bahwa makalah itu sangat signifikan.

“Menurut saya, virus ini tidak hanya ditemukan pada kelelawar dan trenggiling. Ekologi tidak seperti itu. Saya menduga mereka juga akan ditemukan pada spesies mamalia lain tetapi belum diambil sampelnya,” kata Prof. Holmes.

“Beberapa virus Laos ini sangat dekat dengan SARS-CoV-2 dalam domain pengikatan reseptor utama (bagian dari protein lonjakan) virus. Ini berarti inti fungsional virus ada di alam, jadi tidak perlu berpikir bahwa virus entah bagaimana diciptakan atau diadaptasi di laboratorium,” tambah Prof. Holmes.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Pemimpin Kudeta Militer di Guinea Dilantik Jadi Presiden

Next Post

Iran: Perang dengan Israel Sudah Dimulai!

Next Post
Iran: Perang dengan Israel Sudah Dimulai!

Iran: Perang dengan Israel Sudah Dimulai!

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Calon Jemaah Haji Aceh Ditempatkan di Wilayah Jarwal

2.352 Calon Haji Aceh Sudah Berada di Tanah Suci

12/05/2026
Pria Asal Bireuen Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Sekda

Pria Asal Bireuen Jadi Tersangka Kasus Pencemaran Nama Baik Sekda

12/05/2026
Satpol PP Aceh Jaya Tertibkan ASN Nongkrong di Warkop Saat Jam Kerja

Satpol PP Aceh Jaya Tertibkan ASN Nongkrong di Warkop Saat Jam Kerja

12/05/2026
Al- Farlaky Lepas Jamaah Haji Kloter 7 di Embarkasi Haji Banda Aceh

Al- Farlaky Lepas Jamaah Haji Kloter 7 di Embarkasi Haji Banda Aceh

12/05/2026
15 WN China Nambang Emas di Gunung Botak Pulau Buru Tanpa Izin Kerja

15 WN China Nambang Emas di Gunung Botak Pulau Buru Tanpa Izin Kerja

12/05/2026

Terpopuler

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

Ratusan Eks Karyawan PT KKA Mengadu ke Azhari Cage Terkait Tunggakan Gaji dan Pesangon

06/05/2026

314 Peserta Siap Bersaing dalam ASAC 2026 Se-Aceh di Pesantren Al Zahrah Bireuen

Pengkab Abdya Peusijuk 93 CJH, Dijadwalkan Berangkat 18 Mei

Di Ikuti Dua Kemukiman, Sekda Abdya Buka MTQ Tingkat Kecamatan Jeumpa

Asal Covid-19, Virus Paling Mirip SARS-CoV-2 Ditemukan di Gua Laos

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com