BANDA ACEH – Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Partai NasDem Aceh, Teuku Taufiqulhadi, akan memberikan apresiasi berupa satu unit sepeda motor kepada atlet Muaythai peraih medali emas pada Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua 2021.
Sebagaimana diketahui, atlet putri Aceh cabang olahraga Muaythai kelas 48 kg, Dara Phonna, berhasil menyumbang medali emas. Dia keluar sebagai pemenang setelah ditetapkan oleh dewan hakim PB PON dan PB Muaythai.
“Dara Phonna akan dapat hadiah sepeda motor dari saya. Saya senang sekali. Saya tidak sabar ingin menyerahkan hadiah tersebut sekembali Dara Phonna ke Aceh,” ujar Taufiqulhadi, Senin (4/10/2021).
Selain itu, Taufiqulhadi juga berharap agar atlet-atlet yang lain juga akan mampu berprestasi seperti Dara Phonna.
“Dara adalah kebanggaan rakyat Aceh,” katanya.
Taufiqulhadi menjelaskkan, pemberian hadiah itu merupakan komitmennya untuk melunasi janji yang disampaikan saat melihat atlet Muaythai latihan di Camp Nanggroe pada Kamis (26/8/2021) yang lalu.
Saat itu, Kehadiran Taufiqulhadi bersama Ketua Garda Pemuda NasDem Aceh Muhammad Irfan dan Komandan Baret Garda NasDem Teuku Mufri yang datang secara tiba-tiba disambut langsung oleh delapan atlet dan Syarwan, pelatih Muaythai yang sedang latihan untuk persiapan mengikuti PON XX Papua 2021.
Dalam kesempatan tersebut, Politisi NasDem itu turut menjanjikan sepeda motor untuk atlet yang berhasil meraih medali emas.
Sebelumhya, Cabang Olahraga Muaythai menyumbang medali emas kedua bagi Kontingen Aceh di arena Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua 2021.
Sumbangan medali emas dari Cabang Muaythai kelas 48 kg melalui atlet putri Aceh, Dara Phonna.
Dia keluar sebagai pemenang atas atlet tuan rumah Papua, Lea Floure Mikaly, setelah tampil di babak final di GOR GIDI Sentani, Jayapura Papua, Minggu (3/10/2021).
Sebelumnya Dara Phonna menerima pukulan di bagian vital dari atlet tuan rumah Papua, Lea Floure Mikaly. Kontingen Aceh lalu mengajukan gugatan yang dipimpin langsung Ketua Umum Pengprov Muaythai Aceh, Dahlan Jamaluddin.
Dalam sidang gugatan di GOR Gidi Sentani, Jayapura, Papua, Minggu (3/10/2021) malam, dewan hakim menerima protes dan gugatan dari Aceh, karena atlet tuan rumah melakukan pukulan berbahaya ke arah alat vital Dara Phonna.
Setelah ditetapkan oleh dewan hakim PB PON dan PB Muaythai, akhirnya Dara Phonna dinyatakan sebagai pemenang dan meraih medali emas untuk kontingen Aceh.
Selain emas, cabang Muaythai juga menyumbangkan dua medali perak, setelah dua atlet Aceh mengalami kekalahan di babak final. Dua atlet yang bermain di pertandingan babak final, semuanya menyerah di tangan lawan.[]










