KUALA BARU – Tim Program Inovasi Desa (TPID) Kecamatan Kuala Baru turun lapangan ke lokasi pohon nipah, Kamis 14 November 2019.
Buah nipah merupakan potensi alami untuk Kecamatan Kuala Baru. Karena pohon nipah tumbuh secara alami tanpa ditanam.
Pohon nipah yang berjejer sepanjang sungai mendorong minat untuk pengolahannya. Nipah terdapat di Ie Puteh dan Simpang Sondol Kuala Baru.
TPID Kuala Baru menjadikan nipah sebagai inovasi andalan untuk dijadikan program melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kuala Baru karena buah nipah berpotensi yang hanya tinggal panen lagi.
Zul Helmi SE selaku Ketua TPID Kecamatan Kuala Baru menerangkan bahwa nipah adalah objek yang tepat untuk diolah. Ini karena nipah mudah untuk didapatkan.
“Nipah kita jadikan inovasi desa, objeknya jelas, mudah lagi kita dapatkan. Tinggal pengelolaannya saja yang harus optimal,” kata Zulhelmi.
Adapun nipah diolah dalam bentuk makanan dan minuman. Biasanya dijadikan jus nipah dan kolak nipah.
Hal ini akan diupayakan melalui program BUMK dalam Unit Kerja Menengah (UKM) masyarakat Kuala Baru.
Selama ini UKM masyarakat Kuala Baru sudah berjalan dengan baik dalam kurun waktu 2 tahun terakhir. Selama ini UKM bergerak membuat kue karah-karah, keripik, dan kue kacang. Kegiatan ini menjadi kegiatan emak-emak di Kecamatan Kuala Baru.
Namun, pengelolaan hasil kerja UKM terlihat agak sedikit lamban karena selama ini UKM masih berjalan nan alakadarnya.
“UKM di Kuala Baru sudah berjalan selama 2 tahun terakhir tapi masih lamban, tinggal lagi keseriusan BUMDes dalam mendorong minat dan bakat emak-emak di Kuala Baru,” kata Zul Helmi
Selain itu, Adamir selaku pendamping Desa di Kecamatan Kuala Baru juga menerangkan, pengembangan program BUMDes menjadi sasaran utama dari Anggaran Pendapatan Belanja Desa (APBDes). Karena desa harus mandiri dan masyarakat terberdayakan. Oleh karena itu, BUMDes harus fokus menggali potensi daerah untuk menunjang minat dan bakat masyarakat untuk berkarya.
“BUMDes harus menjadi andalan di Desa, karena Desa harus mandiri dan masyarakat terberdayakan. Desa harus maju bersama-sama berbuat dengan masyarakat, jangan hanya program infrasturktur saja itu sudah kuno,” kata Adamir
Nipah sudah selayaknya menjadi modal baru untuk BUMDes dalam kegiatan UKM masyarakat Kuala Baru. Apalagi pengelolaannya mudah dan bisa di konsumsi anak-anak, pemuda, bahkan orang tua.
Laporan Muiza





![[Opini] JKA dan Martabat Keistimewaan Aceh](https://atjehwatch.com/wp-content/uploads/2026/05/WhatsApp-Image-2026-05-06-at-15.09.56-120x86.jpeg)



