Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Badai Matahari Besar Meluncur ke Bumi, Bakal Ganggu Navigasi Satelit

Admin1 by Admin1
31/10/2021
in Teknologi
0
Badai Matahari Besar Meluncur ke Bumi, Bakal Ganggu Navigasi Satelit

JAKARTA – Space Weather Prediction Center’s (SWPC) menyatakan bahwa badai matahari besar-besaran sedang meluncur ke bumi dengan kecepatan 970 kilometer perdetik. Badai matahari yang terjadi sejak kemarin hingga saat ini diperkirakan akan menggangu sejumlah sistem navigasi satelit.

SWPC mengungkapkan, pada 28 Oktober 2021 matahari juga menyemburkan suar partikel bermuatan listrik dan menyebabkanbadai geomagnetik yang kuat. Namun badai yang baru ini masuk sebagai kategori G3 pada skala 5 yang muatannya lebih besr lagi.

“Dampak terhadap teknologi kami dari badai G3 umumnya hanya nominal. Namun, badai G3 berpotensi mendorong aurora lebih jauh dari tempat tinggal kutub normalnya, memungkinkan terlihat jauh di Timur Laut, ke Midwest atas dan di atas negara bagian Washington,” kata SWPC seperti dikutip Live Science, Minggu (31/10/2021).

Badai matahari besar atau coronal mass ejections (CMEs), adalah jenis cuaca ruang angkasa yang terjadi ketika gumpalan besar plasma terlepas dari atmosfer matahari. Sedangkan badai G3 yang bergerak ke bumi ini berkecepatan sekitar 970 kilometer per detik.

Dibutuhkan sekitar 15 hingga 18 jam untuk CMEs ini menghantam perisai magnet bumi, menekan perisai itu sedikit. Partikel surya bermuatan kemudian menembak jatuh garis medan magnet, menuju Kutub Utara dan Selatan dan menabrak molekul atmosfer.

CMEs dapat mengganggu sistem tenaga dan teknologi komunikasi, tergantung pada kekuatan badai matahari yang diberikan. “Untuk badai G3, mungkin dapat menyebabkan masalah pada sistem navigasi satelit dan masalah navigasi radio frekuensi rendah,” kata SWPC.

Matahari saat ini mendekati periode yang dikenal sebagai maksimum matahari, ini bagian paling aktif dari siklus 11 tahunnya. Selama periode ini, medan magnet matahari berada pada titik terkuatnya untuk menghasilkan badai matahari yang lebih banyak.

Sumber: Sindonews.com

Previous Post

Masuk 500 Tokoh Muslim Paling Berpengaruh Dunia, Khofifah Sejajar Presiden Iran Ebrahim Raisi

Next Post

[Opini] Maulid dan Momentum Bangkit

Next Post
[Opini] Maulid dan Momentum Bangkit

[Opini] Maulid dan Momentum Bangkit

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Siswa SMAN 1 Setia Bakti Berhasil 7 Lulus SNBT dan 1 Talenta di PTN

Siswa SMAN 1 Setia Bakti Berhasil 7 Lulus SNBT dan 1 Talenta di PTN

02/06/2026
Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Badai Matahari Besar Meluncur ke Bumi, Bakal Ganggu Navigasi Satelit

Pasie Kuala Ba’u: Surga Tersembunyi Aceh Selatan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com