Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Kinerja Pemkab Pidie Masih Melempem  

Admin1 by Admin1
19/11/2019
in Lintas Timur
0

SIGLI – Kinerja Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Pidie dinilai sangat lemah. Terutama SDM pejabat yang ditunjuk sebagai pimpinan di  Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD) dalam lingkup Pemkab Pidie.

Hal ini terungkap dalam sidang pembahasan Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran sementara (KUA-PPAS) Pidie 2020 di Gedung DPRK Pidie, Senin 18 November 2019.

Ketua DPRK Pidie, Mahfuddin Ismail di pembukaan rapatnya langsung menanyakan kepada TAPK atau Tim Anggaran Pemerintah Kabupaten  Pidie, bahwa di 2020 Pidie dapat berapa porsi Dana Insentif Daerah (DID)?

Mendengar hal ini, Kemudian dijawab oleh TAPK bahwa di 2020 Pidie tidak dapat alokasi dana tersebut. Kemudian ketua dewan sebagai pimpinann sidang tersentak mendengar jawaban tersebut. Ia terlihat kecewa.

“Masak sich gak dapat sedikitpun? Ini aneh bin ajaib, kalau lah tidak dapat banyak seperti Aceh Besar yang 66 miliar, paling kurang dapatlah sedikit alokasi dana tersebut, ya minimal seperti kabupaten tetangga kita Pidie Jaya saja kalau gak salah mereka dapat sekitar 31 miliar. Masak kita Pidie tidak dapat sama sekali,” ujar Mahfud.

“Kami sebagai wakil rakyat sangat kecewa kepada Pemkab Pidie, rugi sekali daerah ketika dana DID ini kita tidak dapat porsi apa apa. Padahal dengan adanya porsi DID ini membuktikan bahwa suatu daerah sudah baik dalam tatakelola keuangan dan pelayanan dasarnya kepada masyarakat.”

Menurut politisi muda ini, DID ini adalah dana reward atau penghargaan yang diberikan pemerintah pusat kepada setiap provinsi dan kabupaten Kota yang sudah baik kinerja pemerintahahnya.

“Hal ini membuktikan bahwa kinerja pemerintah Pidie selama ini memang melempem dan sangat lemah. Padahal dengan adanya dana tersebut sudah sangat membantu hidupnya pembangunan di daerah ini, bisa mengalokasikan kepada program prioritas pembangunan di 2020. Sekali lagi kami sangat kecewa bahwa pemkab masih sangat lemah kinerjanya selama ini.”

“Saya pikir syarat mendapatkan porsi DID dari pemerintah pusat pun tidak muluk muluk. Pertama,  pengelolaan keuangan dengan baik, dan kedua adalah pembahasan anggaran tepat waktu. Sedangkan yang ketiga adalah daerah harus mendapat predikat WTP atau Wajar Tanpa Pengecualian, dan ini kita sudah 4 tahun dapat WTP, kemudian seterusnya  pelayanan dasar publik satu pintu dan terpadu,” katanya dia.

Menurut Mahfud, persoalan tadi cuma butuh komitmen saja dari Pemkab Pidie untuk  mau memperbaiki kinerjanya.

“Mengelola anggaran dengan baik karena salah satunya adalah pembahasan anggaran di Pidie hampir saban tahun telat di ajukan oleh Pemkab ke legislatif. Padahal dari dulu dewan sangat komit terhadap pembahasan anggaran, malah dewan sendiri yang sering “meupep-pep ” ketika anggaran selalu telat disampaikan oleh eksekutif ke dewan. Dengan kondisi Pemerintah Pidie seperti sekarang ini, saya yakin 2021 Pidie juga gak bakalan dapat reward dana DID, karena 2020 ini juga sudah sangat telat (molor-red) pembahasan anggarannya,” kata Mahfud dengan nada kesan. []

Tags: pemkab pidiepidie
Previous Post

Bunuh Ayah Kandung, Pria Nagan Dihukum 20 Tahun Penjara

Next Post

Bangkai Babi Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Next Post

Bangkai Babi Lintasi Sungai Aceh, Warga Resah dan Takut Makan Ikan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

25/10/2026
Dekranasda Nagan Raya Raih Juara I Fashion Show Meuseuraya Festival 2026

Dekranasda Nagan Raya Raih Juara I Fashion Show Meuseuraya Festival 2026

25/10/2026
Direktur Teknos Genius Aceh Secara Resmi Dilantik sebagai Ketua IKASMANSA

Direktur Teknos Genius Aceh Secara Resmi Dilantik sebagai Ketua IKASMANSA

25/10/2026
Bos Nawi/Yahdan dan Rian/Causar Raih Juara di Turnamen Bulu Tangkis PB-2M Pidie Jaya

Bos Nawi/Yahdan dan Rian/Causar Raih Juara di Turnamen Bulu Tangkis PB-2M Pidie Jaya

25/10/2026
Bertemu Bupati TRK, Bahlil Nilai Nagan Raya Berpotensi untuk Hilirisasi dan Investasi

Bertemu Bupati TRK, Bahlil Nilai Nagan Raya Berpotensi untuk Hilirisasi dan Investasi

25/10/2026

Terpopuler

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

24/10/2026

Ini kata Kepsek Lakukan Penebangan Pohon di SMAN 1 Simpang Ulim

Kinerja Pemkab Pidie Masih Melempem  

Musda KPPI Aceh Tetapkan Lima Presidium, Perempuan Bidik 30 Persen Lebih Kursi Parlemen

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com