Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ratusan Hektare Sawah di Aceh Utara Terancam Gagal Panen

Admin1 by Admin1
17/11/2021
in Ekonomi
0
Pelaku Pariwisata di Aceh Alih Profesi Jadi Petani

Pertanian. Foto : MI/Ramdani

LHOKSUKON – Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara menyatakan sedikitnya 426 hektare (ha) tanaman padi petani di kabupaten itu terancam gagal panen atau puso akibat banjir.

“Hingga saat ini, ada 426 hektare tanaman padi terendam banjir dan terancam puso atau gagal panen,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Aceh Utara Erwandi di Lhokseumawe, Selasa (16/11).

Erwandi merincikan sawah yang terendam banjir yakni di Kecamatan Banda Baro dengan luas 41 hektare, Kecamatan Matang Kuli dengan luas 192 hektare. Kemudian, Kecamatan Pirak Timu dengan luas 173 hektare, Kecamatan Simpang Keramat dengan luas 15 hektare dan Kecamatan Syamtalira Bayu dengan luas lima hektare.

“Padi puso itu terjadi apabila minimal terendam tiga hari tanpa surut. Untuk itu, kami tunggu beberapa hari lagi, apakah ada puso dan ini terus di pantau petugas,” kata Erwandi.

Erwandi mengatakan, petugas terus memantau persawahan yang terendam banjir. Dari pemantauan tersebut dua hektare tanaman padi milik petani sudah dipastikan gagal panen karena banjir.

Saat ini, kata Erwandi, banjir tersebut sudah surut. Namun, jika banjir terus merendam tanaman padi petani beberapa hari ke depan, dipastikan 426 hektare tanaman tersebut terkena puso dan gagal panen. “Kami berharap banjir susulan tidak terjadi dalam waktu dekat. Apalagi saat ini akan memasuki musim panen. Kami berharap hal ini tidak terjadi, sehingga petani Aceh Utara tidak mengalami kerugian,” kata Erwandi.

Sumber: antara via republika.co.id

Previous Post

Mawar Della Risna; Siswi MAN 1 Bener Meriah Tampil di Grand Finalis MYRES 2021

Next Post

Dekranasda Kota Banda Aceh Boyong Penghargaan

Next Post

Dekranasda Kota Banda Aceh Boyong Penghargaan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Ratusan Hektare Sawah di Aceh Utara Terancam Gagal Panen

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com