Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

redaksi by redaksi
23/08/2026
in Internasional
0
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia mengatakan akan tempuh jalur diplomatik ASEAN untuk cari solusi kabut asap akibat karhutla di Indonesia. (dok. Istimewa via Detikcom)

Jakarta – Menteri Luar Negeri Malaysia Datuk Seri Mohamad Hasan mengatakan Malaysia akan menggunakan jalur diplomatik ASEAN untuk mencari solusi kabut asap lintas batas akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan, Indonesia.

Kebakaran hutan dan lahan di Indonesia itu berdampak ke sejumlah wilayah Malaysia, terutama Sarawak yang paling dekat berbatasan langsung dengan Kalimantan.

Ia mengatakan Malaysia melalui Kementerian Sumber Daya Alam dan Kelestarian Lingkungan (NRES) akan mengirimkan surat resmi kepada Sekretariat ASEAN dalam waktu dekat.

“Menteri NRES Datuk Seri Arthur Joseph Kurup juga akan mengirimkan surat kepada mitranya di Indonesia,” kata Hasan seperti diberitakan New Straits Times, Jumat (21/8).

“Kami meyakini ASEAN merupakan mekanisme terbaik untuk menangani berbagai persoalan di antara negara-negara anggota ASEAN. Kami menilai Sekretariat ASEAN akan lebih efektif dalam menangani masalah ini.”

Berdasarkan data portal Malaysian Air Pollutant Index Management System atau APIMS, per Sabtu (22/8) hingga pukul 16.00 waktu setempat, Serian di Sarawak mencatat indeks polusi udara (API) tertinggi, yakni 217 dan masuk kategori sangat tidak sehat.

Sementara itu, sembilan wilayah lainnya di Sarawak mencatat API dalam kategori tidak sehat. Sri Aman berada di posisi berikutnya dengan angka 186, disusul Sarikei sebesar 173, Kuching 171, dan Samarahan 170.

Sibu dan Samalaju masing-masing mencatat API sebesar 156. Selanjutnya, Bintulu berada di angka 153, Mukah 125, dan Kapit 108.

Pada Kamis (20/8), Komisaris Tinggi Malaysia untuk Brunei Datuk Mohd Aini Atan mengatakan kabut asap yang berdampak pada sejumlah wilayah di kawasan ASEAN diperkirakan menjadi salah satu topik yang dibahas Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim dan Sultan Brunei Sultan Hassanal Bolkiah.

Ia mengatakan persoalan kabut asap saat ini menjadi perhatian bersama kedua negara. Hal tersebut dibahas dalam Konsultasi Tahunan Pemimpin Malaysia-Brunei ke-27 atau ALC-27 yang digelar pada Sabtu (22/8).

Rangkaian pertemuan Malaysia dan Brunei sebelumnya telah dimulai melalui Malaysia-Brunei Exchange of Letters ke-27 atau EOL-27 pada Jumat (21/8).

Malaysia menjadi salah satu negara yang terkena dampak kabut asap karhutla RI. Kabut asap terbang dari berbagai arah, terutama dari Kalimantan, dan menyebabkan sejumlah wilayah Negeri Jiran diselimuti polusi.

Kabut asap telah menjadi masalah rutin di Asia Tenggara, khususnya Malaysia dan Singapura, karena kedekatan mereka dengan Indonesia.

Krisis terburuk terjadi pada 1997-1998 dan 2015 ketika puluhan orang meninggal dan ribuan orang di Indonesia, Malaysia, dan Singapura dirawat di rumah sakit akibat masalah pernapasan dan jantung.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Next Post

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Next Post
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Khalid Resmikan Huntap dan Sumur Bor Bantuan Malaysia untuk Korban Bencana Pidie Jaya

Khalid Resmikan Huntap dan Sumur Bor Bantuan Malaysia untuk Korban Bencana Pidie Jaya

25/10/2026
Ayah Teubeng: Jangan Biarkan Narkoba Mencoreng Kehormatan dan Sejarah Besar Pidie

Ayah Teubeng: Jangan Biarkan Narkoba Mencoreng Kehormatan dan Sejarah Besar Pidie

25/10/2026
Warga Kemukiman Sangkalan dan Sekitarnya Terjangkit DBD, Warga Minta Dinas Kesehatan Ambil Langkah

Warga Kemukiman Sangkalan dan Sekitarnya Terjangkit DBD, Warga Minta Dinas Kesehatan Ambil Langkah

25/10/2026
Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

25/10/2026
Dekranasda Nagan Raya Raih Juara I Fashion Show Meuseuraya Festival 2026

Dekranasda Nagan Raya Raih Juara I Fashion Show Meuseuraya Festival 2026

25/10/2026

Terpopuler

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

Kompol Usman Masuk Batalyon A Pelopor Brimob Polda Aceh Kompol Siswandi ke Batalyon C

24/10/2026

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Ini kata Kepsek Lakukan Penebangan Pohon di SMAN 1 Simpang Ulim

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

Musda KPPI Aceh Tetapkan Lima Presidium, Perempuan Bidik 30 Persen Lebih Kursi Parlemen

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com