Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Tim PPHIMM Jakarta Teliti Hukum Islam Selama 168 Jam di Aceh

Admin1 by Admin1
17/11/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH -Tim Pusat Pengembangan Hukum Islam dan Masyarakat Madani (PPHIMM) Jakarta melakukan penelitian selama 168 jam di Provinsi Aceh, Senin 16 November 2021.

PPHIMM Jakarta melakukan penelitian lapangan di Aceh dengan melakukan wawancara  dengan sejumlah tokoh Aceh,

Tim PPHIM dipimpin oleh Prof. Dr. Teuku H. Abdul Manan SH SIP M.Hum yang merupakan mantan Ketua Muda Mahkamah Agung Republik Indonesia, dengan Dr. H.  Khoirul Anwar S, Ag. MH, dan Abdurrahman Rahim SHI MH. Keduanya merupakan Hakim Yustisial dan Asisten Hakim Agung pada Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Tim ini juga diperkuat Oleh Wakil Ketua Mahkamah Syar’iyah Kuala Simpang Zikri SHI MH dan Yusnardi SHI MH ( Abu Yus ) yang menjabat sebagai wakil ketua Mahkamah Syar’iyah Meureudu.

Di sela kegiatan wawancara narasumber oleh Tim PPHIM yang bertempat di Hotel Hermes Palace Banda Aceh, Ketua PPHIMM Prof Manan, panggilan akrabnya menyatakan, sebagai salah satu wujud mengembangkan hukum islam di Indonesia, pihaknya dalam memperkuat khazanah ilmu pengetahuan sedang menyusun buku dengan judul “ Eksistensi dan Dinamika Perkembangan Hukum Islam dan Mahkamah Syar’iyah dalam sistem Peradilan di Indonesia.

“Upaya terkait penyempurnaan buku ini tentu kami harus menggali narasumber utama, agar tidak terjadi distorsi atau keambigusitas sejarah, yaitu dengan melakukan pertemuan dengan sejumlah Tokoh Aceh diantaranya Dr Ir Azwar Abu Bakar MM, Prof Dr H A Hamid Sarong SH MH, Prof Dr Syahrizal Abbas MA. Prof Dr H. Alyasa’ Abu Bakar MA, Dr H. Jufri Galib SH MH, Drs. H Soufyan Saleh SH,” ujar dia.

Prof Manan yang juga putra asli Panton Labu Kabupaten Aceh Utara,  menambahkan perkembangan hukum Islam di Aceh maju pesat dalam mewarnai pembangunan sistem hukum di Indonesia.

“Kita tahu bahwa Aceh punya Qanun Nomor 7 tahun 2013 tentang hukum Acara Jinayat, Qanun Nomor 6 tahun 2014 tentang Qanun Jinayat serta Qanun Nomor 10 tahun 2018 tentang Baitul Mal dan Qanun Nomor 11 Tahun 2018 tentang lembaga Keuangan Syariah,” katanya.

“Hasil rapat PPHIMM memilih Aceh karena Aceh adalah daerah provinsi yang merupakan kesatuan masyarakat hukum yang bersifat istimewa dan diberi kewenangan khusus untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang-undangan dalam sistem dan prinsip Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Undang-Undang Dasar 1945 (UUD 1945) dan diperkuat dengan Undang Undang Khusus yaitu undang undang Nomor 11 tahun 2006 tentang pemerintah Aceh. Tentu legal yuridis formil perkembangan hukum,” ujar Prof Manan.

“Islam di Aceh kuat sekali dengan keistimewaan yang diberikan oleh Pemerintah Pusat. Ini harus kita apresiasikan khusus kepada sejumlah Stakeholders atas jasa jasa untuk Provinsi Aceh baik yang ada dipemerintah Pusat dan di Aceh tentunya,”  ujar mantan Hakim Agung yang sangat produktif dan telah melahirkan karya ilmiah baik dalam bentuk buku, makalah nasional dan internasional, artikel juga essay.

Prof Manan satu satunya mantan Hakim Agung karir dari kamar Peradilan Agama yang bergelar professor.

“Kegiatan kami insya Allah akan berlansung selama 7 hari di Aceh, dan sejauh ini Luar biasa hasil yang kami dapatkan dari wawancara sejumlah tokoh di Aceh yang terlibat lansung dalam hal terkait, tentu data sekunder akan memperkuat basic data penelitian kami secara holistik untuk penyempurnaan buku yang akan rampungkan ini. Kami mengucapkan terima kasih tak terhingga atas kerja sama dan keluangan waktu yang diberikan sejumlah narasumber,” ujar Dr Khoirul.

“Dan insya Allah kami akan selalu mengingat petuah mantan Menteri  Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) Dr Ir Azwar Abu Bakar MM untuk menjaga Prof Manan yang mempunyai jasa besar untuk pengembangan Tugas Pokok dan Fungsi Serta Kewenangan dari Mahkamah Syar’iyah dalam sistem Mahkamah Agung Republik Indonesia, dan Jasa Besar Pak Azwar juga tidak mungkin dilupakan oleh teman teman hakim di seluruh di Indonesia. Beliau adalah salah satu tokoh dibalik kenaikan gaji hakim pada jajaran Mahkamah Agung beberapa tahun silam,” katanya lagi.

Previous Post

Pemerkosa Anak di Aceh Besar Kabur Usai MA Vonis 200 Bulan Penjara

Next Post

Ini Motif Pembunuhan Guru di Aceh Barat

Next Post
Produser Hollywood Ditahan atas Penipuan soal Bantuan Corona

Ini Motif Pembunuhan Guru di Aceh Barat

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Tim PPHIMM Jakarta Teliti Hukum Islam Selama 168 Jam di Aceh

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

PP KAMMI Tegaskan Muhammad Amri Akbar Telah Resmi Dipecat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com