Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Cerita Suami-Istri Bersaing di Pilkades Wonosari, Daerah Calon Ibu Kota Baru

Admin1 by Admin1
21/11/2021
in Nasional
0

Jakarta – Sepasang suami-istri maju dalam pemilihan kepala desa atau Pilkades Wonosari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, kawasan calon ibu kota negara (IKN) baru di Provinsi Kalimantan Timur.

Keduanya, Kasiyono dan Emilia Kartika, mengaku siap kalah dalam perebutan kursi kepala desa. “Saya dan istri sama-sama siap kalah. Makanya, kami tidak ada kampanye, tetapi melakukan sosialisasi untuk menyukseskan Pilkades serentak pada 15 Desember mendatang,” kata Kasiyono, calon Kades Wonosari periode 2022-2028, Minggu, 21 November 2021.

Dalam pilkades serentak di Kabupaten PPU Kasiyono mendapat nomor urut 02. Sedangkan Emilia Kartika berada di nomor urut 01. Mereka sama-sama berpeluang menjadi Kepala Desa Wonosari.

Selain siap kalah, Kasiyono menyatakan siap menang dan bila terpilih lagi akan melanjutkan program kerja pada periode sebelumnya yang belum tuntas. Salah satu programnya ialah pengembangan ekowisata goa karena di desa setempat terdapat Goa Tapak Raja yang belum dikelola optimal.

Kasiyono merupakan calon petahana, saat pencalonan Pilkades Wonosari 6 tahun lalu, ia mengantongi 80 persen suara. Sementara dua rivalnya secara total hanya meraup 20 persen suara.

“Enam tahun lalu jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di Wonosari tercatat 700-an orang. Kemudian yang datang menyalurkan suara ada 600-an orang. Dari total suara tersebut saya mendapat suara 80 persen,” ujarnya.

Pada Pilkades tahun ini, lanjut dia, jumlah DPT di Wonosari sekitar 900 orang. Namun, dia tidak mematok berapa persen suara karena yang menjadi lawan politiknya adalah istrinya sendiri.

Sementara itu, Emilia menyatakan siap kalah karena optimistis suaminya bakal memenangi Pilkades serentak. Bahkan, dalam sosialisasi dia meminta masyarakat untuk mencoblos nomor urut 02, bukan nomor urut 01.

“Saya mencalonkan menjadi kades pada detik-detik terakhir penutupan penyerahan formulir pendaftaran karena hingga tanggal akhir batas penyerahan formulir pendaftaran hanya suami saya yang daftar. Jika hanya ada satu calon, pilkades akan ditunda,” ujar Emilia.

Batas waktu penyerahan formulir pendaftaran calon kepala desa (kades) pada 21 September 2021. Namun, jika calon kades dalam satu desa yang mendaftar hanya ada satu, maka waktu pendaftaran diperpanjang 20 hari.

Pilkades serentak di Kabupaten Penajam Paser Utara atau calon ibu kota baru digelar pada 15 Desember 2021 dilaksanakan di 14 desa. Desa itu meliputi Wonosari, Tengin Baru, Bukit Raya, Bukit Subur, Girimukti, Sumber Sari, Babulu Darat, Rawa Mulia, Gunung Makmur, Sebakung Jaya, Babulu Laut, Sri Raharja, Sesulu, dan Api-Api.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Belum Dicat dan Tanpa Plafon, Apa Sekretariat Himapsil Telah Selesai Pembangunannya?

Next Post

Koalisi BN Menang di Malaka, Jalan Mulus PM Ismail di Pemilu Malaysia?

Next Post

Koalisi BN Menang di Malaka, Jalan Mulus PM Ismail di Pemilu Malaysia?

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

Iran Tangguhkan Perundingan dengan AS Buntut Israel Bombardir Lebanon

02/06/2026
Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

Iran Janji bakal Permudah Kapal Jepang Melintasi Selat Hormuz

02/06/2026
Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

Ade Naylan Sadida: Juara MTQ, Hafizah 30 Juz Raih Best Award SDGs Internasional, Kini Lolos Pendidikan Dokter USK

01/06/2026
Tuanku Muhammad: JKA Jangan Disunat karena Alasan Dana Otsus yang Dipangkas

Fraksi PKS DPRK Dukung Wali Kota Tegakkan Syariat yang Terintegrasi dan Terpadu di Banda Aceh

01/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

01/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Senat UIN Ar-Raniry Angkat Suara Soal Turunnya KPK ke Aceh

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Cerita Suami-Istri Bersaing di Pilkades Wonosari, Daerah Calon Ibu Kota Baru

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com