Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Nelayan Asal Tamiang Dilaporkan Hilang Saat Melaut

Admin1 by Admin1
13/12/2021
in Lintas Timur
0
Sudah 20 Hari Tak Pulang, Tiga Nelayan Aceh Diduga Nyasar ke Negara Lain

TAMIANG – Seorang nelayan dilaporkan hilang di kawasan muara Ujung Tamiang, Pusung Kapal, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu (12/12/2021).

Ketua Satgas SAR Aceh Tamiang Khairul di Aceh Tamiang mengatakan, insiden tersebut terjadi pada Minggu pagi sekitar pukul 08.00 WIB. Kala itu, Hafifudin (43) bersama dua rekannya yang sedang menaiki perahu motor terempas ombak saat pulang melaut.

“Ketiga korban terempas ombak saat perahu mereka memasuki kawasan muara Ujung Tamiang, Pusong Kapal. Dua korban ditemukan selamat, seorang lainnya masih dalam pencarian,” ungkap Khairul dikutip dari Antara, Senin (13/12/2021).

 Adapun dua nelayan ditemukan selamat bernama Zainal (35) dan Ali Idris (33), sedangkan Hafifudin masih belum ditemukan.

Ketiga nelayan tersebut merupakan warga Desa Kuala Pusung Kapal, Kecamatan Seruway, Aceh Tamiang.

“Kami mengerahkan sejumlah personel dan perahu karet mencari korban. Cuaca saat perahu motor korban diempas ombak hujan lebat, sehingga mereka kesulitan untuk menyelamatkan diri,” kata Khairul.

Sementara itu, Camat Seruway, M Hans Marta Kesuma, mengatakan, selain tim Satgas SAR, pencarian juga melibatkan personel Polairud Polres Aceh Tamiang, TNI AL Pos Seruway, serta tim Panglima Laot Seruway dan masyarakat.

 “Sekarang ini pencarian terpaksa dihentikan sementara karena kondisi cuaca tidak mendukung, berpotensi membahayakan petugas dan masyarakat,” ujar Hans.

Sumber: Kompas.com

Previous Post

Wali Kota Launching QRIS dan Wifi Corner di Pasar Al Mahirah

Next Post

Gubernur Jawa Barat Kirim 13 Keluarga Transmigran ke Simeulue

Next Post

Gubernur Jawa Barat Kirim 13 Keluarga Transmigran ke Simeulue

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bea Cukai Catat Ekspor Aceh Didominasi Batu Bara

Bea Cukai Catat Ekspor Aceh Didominasi Batu Bara

09/09/2026
Kemenag Aceh Salurkan Donasi Tahap Pertama untuk NTT

Kemenag Aceh Salurkan Donasi Tahap Pertama untuk NTT

09/09/2026
Kejati Aceh Buron Puluhan Pelaku Tindak Pidana

Kejati Aceh Buron Puluhan Pelaku Tindak Pidana

09/09/2026
FASI Kota Banda Aceh Cetak Generasi Qur’ani dan Berkarakter

FASI Kota Banda Aceh Cetak Generasi Qur’ani dan Berkarakter

09/09/2026
Wali Kota Banda Aceh Serahkan SK PPK BLUD kepada 11 Kepala Puskesmas

Wali Kota Banda Aceh Serahkan SK PPK BLUD kepada 11 Kepala Puskesmas

09/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Nelayan Asal Tamiang Dilaporkan Hilang Saat Melaut

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

Perkuat Kemitraan Global, FKIP USK Tanda Tangan IA dengan Tiga Universitas Luar Negeri

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com