Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Gubernur Jawa Barat Kirim 13 Keluarga Transmigran ke Simeulue

Admin1 by Admin1
13/12/2021
in Lintas Barat Selatan
0

JAWA BARAT – Pemerintah Provinsi Jawa Barat, pada 2021 ini mengirimkan 19 kepala keluarga dengan jumlah orang yang dikirim sebanyak 69 jiwa.

Menurut Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, para transmigran akan ditempatkan di Kabupaten Simeulue Provinsi nangroe Aceh Darussalam sebanyak 13 kepala keluarga (KK) dan ke Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah sebanyak 6 kepala keluarga (KK).

Pemberangkatan Transmigran akan dilakukan pada tanggal 14 Desember 2021 untuk pemberangkatan ke Dadahup, Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah. Sedangkan pemberangkatan ke Kabupaten Simeulue Provinsi Nangroe Aceh Darussalam akan diberangkatkan dengan dua kloter. Yakni, kloter pada 16 Desember 2021 dan pada 18 Desember 2021. Seluruh keberangkatan dilakukan melalui jalur udara melalui Bandara Cengkareng, Tangerang.

“Minat bertransmigrasi ini sangat tinggi. Tapi kan yang harus kita kirimkan jangan asal-asalan harus ada pelatihan dan ini adalah orang-orang terpilih. Sehingga bisa menaikkan derajat kesejahteraannya,” ujar Ridwan Kamil yang akrab disapa Emil, Senin (13/12).

Menurutnya, program transmigrasi di Jabar hingga saat ini masih berjalan. Walaupun, di Jabar sebenarnya ada penurunan tingkat pengangguran 10,4 persen di tahun 2020-an. Hal ini, mengindikasikan ada penambahan 240.000 lapangan pekerjaan selama setahun.

“Tapi, kita upayakan terus lapangan kerja. Definisi perluasan lapangan kerja ini tidak hanya menambah lowongan pekerjaan yang ada di Jawa Barat. Tapi meluaskan mereka-mereka yang belum bekerja untuk memilih,” katanya.

Salah satu program yang bisa dipilih, kata dia, adalah program transmigrasi di wilayah-wilayah Indonesia. Karena, berdasarkan evaluasi hasil transmigran Jawa Barat, anak-anaknya banyak yang sukses.

“Anak transmigran itu ada yang jadi anggota DPRD, ada yang jadi Direktur PDAM Jayapura kemarin di PON. Itu adalah buah dari keberhasilan orang tuanya sebagai transmigran ya mudah-mudahan ini jadi penyemangat,” paparnya.

Emil menjelaskan, transmigran asal Jabar dikirim ke Aceh dan Kalimantan Tengah, berdasarkan hasil koordinasi dengan kepala daerah yang siap dan langsung bisa dieksekusi dengan sosialisasi kepada calon transmigran.

“Dua itu yang dipilih bukan berarti hanya di situ ya. Tapi itu dipilih karena kesiapan infrastruktur birokrasi,” katanya.

Sementara menurut Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Jabar Rachmat Taufik Garsadi, transmigran asal Jabar, banyak diminati di Indonesia. Daerah yang banyak meminta transmigran asal Jabar itu di antaranya, Kalimantan Tengah, Aceh, Sulawesi Tengah, dan lainnya.

“Banyak sekali yang meminta dan memang seharusnya di 2021 ini jatah kita dari kementerian 45 orang transmigran. Tapi dengan adanya pandemi refocusing hanya bisa memberangkatkan 19 KK. Karena 1 KK itu disiapkan anggaran cukup besar,” katanya.

Taufik mengatakan, animo masyarakat Jabar untuk bertransmkgrasi bagus sekali. Di antaranya dari Cirebon, Bogor, dan Tasikmalaya. Para transmigran, memiliki kemampuan membetulkan radio, tape dan sebagainya.

“Kalau di sini gak begitu laku kan banyak saingan. Kalau di daerah transmigrasi mereka lihat enggak banyak saingan. Daripada di sini rumah tidak punya lahan garapan, jadi satu-satunya alternatif untuk bisa hidup lebih baik,” paparnya.

Setelah di daerah transmigran, kata dia, semuanya akan mendapatkan jatah hidup selama tiga bulan. Taufik berharap, nantinya kehidupan masyarakat transmigran itu perekonomiannya akan meningkat.

Sebelum penempatan, kata dia, para transmigran telah mendapatkan pembekalan, baik softskill maupun hardskill. Pembekalan dan pelatihan telah dilaksanakan selama 7 hari mulai tanggal 8 November sampai dengan 14 November 2021.

Pola transmigrasi yang diterapkan di dua lokasi penempatan transmigrasi ini adalah pola pertanian. Lokasi transmigrasi memiliki karakteristik tanah lahan pertanian basah. Untuk Lahan Pekarangan (LP) dapat ditanami sayuran, serta Lahan Usaha (LU) untuk bercocok tanam.

Dilokasi penempatan, transmigran difasilitasi sandang (pakaian untuk digunakan dilapangan), pangan, papan (rumah tempat tinggal) juga jatah hidup sesuai waktu yang ditentukan berdasarkan MOU dengan daerah penempatan. Selain itu setiap keluarga transmigran akan mendapatkan bantuan uang kadedeuh dari Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dan CSR dari PT Bank BJB senilai Rp.4.000.000.

Serta bantuan dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi untuk kelompok transmigran penempatan di kabupaten Simeulue 2 unit soundsystem wireless portable dan 1 unit genset, dan untuk kelompok transmigran penempatan di Kabupaten Kapuas mendapat bantuan 10 unit Handtractor dan 4 unit genset.

Sumber: republika.co.id

Previous Post

Nelayan Asal Tamiang Dilaporkan Hilang Saat Melaut

Next Post

Cabor Balapan Pijay Lolos ke PORA Pidie 2022

Next Post

Cabor Balapan Pijay Lolos ke PORA Pidie 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

AS dan Israel Pusing, Drone Murah Iran Bikin Repot

AS dan Israel Pusing, Drone Murah Iran Bikin Repot

15/03/2026
Senator Azhari Cage Gelar Sos 4 Pilar di Muara Dua Kota Lhokseumawe

Senator Azhari Cage Gelar Sos 4 Pilar di Muara Dua Kota Lhokseumawe

14/03/2026
ITF UIN Ar-Raniry Salurkan Sembako dan Santunan Tunai bagi Dhuafa dan Pegawai Kebersihan

ITF UIN Ar-Raniry Salurkan Sembako dan Santunan Tunai bagi Dhuafa dan Pegawai Kebersihan

14/03/2026
Tak Kunjung Difungsikan, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Dijadikan RTH

Tak Kunjung Difungsikan, Ketua DPRK Banda Aceh Minta Lahan Eks Hotel Aceh dan Geunta Plaza Dijadikan RTH

14/03/2026
Pastikan Kesiapan Menyambut Idul Fitri, Wali Nanggroe Gelar Rapat Strategis Forkopimda

Pastikan Kesiapan Menyambut Idul Fitri, Wali Nanggroe Gelar Rapat Strategis Forkopimda

14/03/2026

Terpopuler

730 KDKMP Pidie Ditargetkan Segera Beroperasi Optimal dan Bantu Ekonomi Masyarakat

730 KDKMP Pidie Ditargetkan Segera Beroperasi Optimal dan Bantu Ekonomi Masyarakat

13/03/2026

25 Anak Yatim Meudang Ara dapat Santunan Sebanyak 3.283.000

Tokoh Indrapuri Tunjuk Advokat Nourman, Minta Bupati Aceh Besar Cabut SK Imum Chiek

Kepala Biro Hukum Setda Aceh Dinilai Salah Alamat Teruskan Surat Korban Rumoh Geudong

Gubernur Jawa Barat Kirim 13 Keluarga Transmigran ke Simeulue

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com