Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Joe Samalanga by Joe Samalanga
07/06/2026
in Nanggroe
0
Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

BANDA ACEH – Penyair dan budayawan Aceh, Din Saja, menilai berbagai keluhan yang disampaikan seniman terkait minimnya dukungan pemerintah bukanlah persoalan baru. Menurutnya, keluhan serupa sudah terdengar sejak sekitar 35 tahun lalu dan menjadi salah satu alasan lahirnya Dinas Kebudayaan Aceh.

“Pada masa itu, pemerintah merespons keresahan para seniman dengan membentuk Dinas Kebudayaan Aceh. Harapannya, lembaga ini dapat menjadi wadah pembinaan, pengembangan, dan perlindungan terhadap seni dan budaya Aceh,” kata Din Saja.

Namun, setelah lebih dari tiga dekade berlalu, ia menilai banyak persoalan yang dulu dikeluhkan masih tetap dirasakan para pelaku seni dan budaya hingga hari ini.

Menurut Din, kondisi tersebut patut menjadi bahan evaluasi serius bagi pemerintah. Keberadaan sebuah lembaga tidak cukup hanya diukur dari program dan kegiatan yang dijalankan, tetapi juga dari dampaknya terhadap kehidupan dan kesejahteraan pelaku kebudayaan.

“Kalau keluhan yang sama masih terus muncul setelah puluhan tahun, berarti ada yang perlu dievaluasi. Apakah kebijakan yang dijalankan sudah benar-benar menyentuh kebutuhan seniman dan budayawan, atau justru lebih banyak berkutat pada urusan administratif,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, di kalangan seniman bahkan pernah berkembang sebuah adagium yang bernada satir, yakni ‘pejabat yang mengurus kesenian lebih sejahtera hidupnya daripada seniman yang diurus.’
Meski disampaikan sebagai sindiran, menurut Din, ungkapan tersebut lahir dari realitas yang dirasakan sebagian pelaku seni yang masih berjuang secara mandiri untuk berkarya dan mengharumkan nama daerah.

Din menegaskan bahwa kebudayaan tidak boleh dipandang sebagai sektor pelengkap pembangunan. Kebudayaan merupakan fondasi identitas dan peradaban yang membutuhkan perhatian serius dari pemerintah.

“Selama ini kita sering lebih fokus pada pembangunan fisik dan urusan perut, sementara pembangunan jiwa dan batin masyarakat kurang mendapat perhatian yang memadai. Padahal kebudayaan adalah ruh sebuah daerah,” katanya.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Aceh melakukan evaluasi menyeluruh terhadap arah kebijakan kebudayaan, termasuk efektivitas peran Dinas Kebudayaan dalam menjawab kebutuhan seniman dan menjaga keberlanjutan warisan budaya Aceh.

“Tujuan pembentukan Dinas Kebudayaan dulu sangat mulia. Yang perlu dipastikan sekarang adalah apakah tujuan itu sudah benar-benar tercapai,” pungkas Din Saja.

Previous Post

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

Din Saja: Seniman Sudah 35 Tahun Mengeluh, Dinas Kebudayaan Perlu Dievaluasi

07/06/2026
SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

SMAN 1 Idi Rayeuk Juara Piala Bupati Al-Farlaky 2026

07/06/2026
Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

Pemkab Aceh Timur Sediakan Lahan untuk Pusat Rehabilitasi Narkoba

07/06/2026
Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

Polres Aceh Selatan Periksa Enam WNA Asal Tiongkok

07/06/2026
Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

Parlindungan Berutu Resmi Dilantik Sebagai Ketua Umum HMPS Pendidikan Fisika UIN Ar-Raniry

07/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

PTM Dominasi Giat CKG di Sarah Mane

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com