Banda Aceh – Sebanyak 58 kepala keluarga korban cuaca ekstrem yang mengakibatkan kerusakan hunian sementara (huntara) di Kecamatan Langkahan Kabupaten Aceh Utara mendapatkan bantuan masa panik dari Bupati setempat Ismail A Jalil dan Kepala Posko Wilayah Satuan tugas (Satgas) PRR Aceh Safrizal ZA.
“Dalam tinjauan langsung ini, kami tidak hanya berdialog dan mendengarkan aspirasi warga, tetapi juga ikut menyerahkan paket bantuan sembako dan peralatan dapur untuk meringankan beban warga yang terdampak bencana,” kata Bupati Aceh Utara yang akrab disapa Ayah Wa di Langkahan, Jumat.
Ia bersama Kepala Posko Wilayah Satgas PRR Aceh Safrizal ZA terjun langsung ke lokasi bencana guna melihat kondisi korban dan kerusakan hunian sementara akibat hujan lebat disertai angin kencang.
Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Utara, sedikitnya 58 unit huntara mengalami kerusakan dengan tingkat rusak berat, sedang hingga ringan. Adapun rinciannya 36 unit di Rumoh Rayeuk, 5 unit di Langkahan, 7 unit di Buket Linteung dan 10 unit di Geudumbak.
Huntara tersebut sebelumnya dibangun oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Pada kesempatan tersebut, Ayah Wa turut menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat Aceh Utara yang terdampak bencana cuaca ekstrem.
“Sinergisitas, kolaborasi dan sikap proaktif antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah serta seluruh pemangku kepentingan sangat penting guna mempercepat proses pemulihan agar masyarakat dapat kembali menjalani kehidupan secara normal,” katanya.










