TAPAKTUAN – Pegadaian Syariah Cabang Tapaktuan Kabupaten Aceh Selatan bekerjasama dengan Badan Kemakmuran Masjid (BKM) Agung Istiqamah Aceh Selatan menyantuni sekitar dua puluh lima anak yatim.
Kegiatan amal sosial itu berlangsung di Masjid Agung Istiqamah setempat, Kamis (03/02/2022).
Pimpinan Pegadaian Syariah Cabang Tapaktuan, Muliani, ST mengatakan, santunan anak yatim itu adalah kegiatan rutin yang dilakukan oleh Pegadaian Syariah setiap tahunnya. Hal tersebut sebagai bentuk kepedulian Pegadaian Syariah terhadap anak yatim.
“Dana santunan ini bersumber dari Nasabah Pegadaian Syariah Cabang Tapaktuan melalui Dana Kabajikan Umat (DKU). Alhamdulillah hingga saat ini kita masih bisa memberikan rezeki kepada anak yatim meski hanya berjumlah sekitar 25 orang,” ungkap Muliani.
Lebih lanjut ia menyampaikan bahwa, masih banyak anak-anak yatim yang membutuhkan uluran tangan kita semua, sedikit santunan amat berharga bagi mereka, semoga dengan adanya santunan anak yatim ini bisa membawa berkah bagi kantor Pegadaian Syariah Cabang Tapaktuan beserta Nasabah.
“Terimakasih kepada Drs. Shaumi Radli sebagai Ketua BKM, pengurus dan para Ustadz yang telah mensuport kegiatan santunan anak yatim ini dari awal hingga akhir sehingga dapat berjalan dengan sangat lancar. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan berlipat ganda,” imbuhnya Muliani.
Dengan nada yang sama, Ketua BKM Agung Istiqamah Tapaktuan, Drs. Shaumi Radli mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada Pegadaian Syariah Cabang Tapaktuan beserta nasabah yang telah menginfaqkan hartanya untuk anak yatim.
“Kebahagian anak yatim tersebut sungguh terasa, mereka bersyukur dan berdoa untuk donator yang senantiasa memberikan perhatian kepada mereka yang begitu bermakna, semoga mereka selalu bahagia,” ungkapnya.
Dari 25 orang jumlah anak yatim yang mendapat santunan tersebut 14 orang berasal dari Gampong Padang dan dari Gampong Hilir sebanyak 11 orang.
“Harapan kita semoga kegiatan amal seperti ini dapat terus berjalan agar kita semua mendapatkan keberkahan dari Allah SWT.” pungkas Shaumi Radli.
Reporter: Rusman








