Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Iskandar Al-Farlaky: Stop Memprovokasi Umat Islam

Admin1 by Admin1
09/03/2022
in Nanggroe
0

Anggota DPRA Iskandar Usman Al-Farlaky memperlihatkan surat pernyataan yang ditandatangani pihak PT Medco E&P Malaka.

 BANDA ACEH – Anggota DPR Aceh dari Fraksi Partai Aceh, Iskandar Usman Al-Farlaky, menyesalkan adanya statemen dari Menteri Agama (Menag) RI Yaqut soal pengaturan suara azan serta menyamakan panggilan salat itu dengan suara anjing. Statemen tersebut dinilai justru memperkeruh suasana dan menimbulkan keresahan antar umat beragama di seluruh Indonesia, termasuk di Aceh.

“Atas nama wakil masyarakat Aceh yang mayoritas muslim serta melaksanakan syariat Islam, kita menentang kebijakan dari Menag RI ini. Kebijakan ini sangat melukai hati umat Islam, termasuk masyarakat Aceh,” kata pria yang akrab disapa Al-Farlaky ini, Minggu (27/2/2022).

Iskandar meminta Menag RI dan kementerian lembaga lainnya di Indonesia juga untuk menjaga ketentraman umat beragama. “Statemen soal suara Azan tadi, tak seharusnya keluar dari seorang Menag RI. Ini justru akan terasa lebih sakit karena yang bersuara adalah Menag RI.” ujar Iskandar Al-Farlaky.

Kata dia, suara azan tidak semestinya dibatasi, sebab azan sudah ada sejak masa Rasulullah SAW dan tidak ada pembatasan hampir 1.500 tahun lalu. Azan adalah keindahan dan panggilan kemenangan untuk berbondong-bondong menunaikan shalat lima waktu. Justru, kata Al-Farlaky, suara azan dari seorang muazzin akan menentramkan jiwa bagi yang mendengarnya. 

“Stop upaya-upaya memprovokasi umat Islam. Harusnya semua pihak sadar bahwa umat Islam tak selamanya bisa bersabar jika terus diprovokasi. Pemerintah Pusat harus belajar menghargai kehidupan umat beragama di seluruh Indonesia,” kata mantan aktivis mahasiswa Aceh ini lagi. [Parlementaria]

Previous Post

Lima Rumah Warga di Lampulo Terbakar

Next Post

Banjir Kembali Genangi Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur

Next Post

Banjir Kembali Genangi Sejumlah Kecamatan di Aceh Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

Illiza Tutup Pelatihan Desain Kipas Souvenir Bambu

23/08/2026
BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

BPMA Mulai Verifikasi Faktual Sumur Minyak Rakyat di Aceh Timur

23/08/2026
Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

Inggris Minta Warga Muslim & Asia Hemat Air saat Wudhu-Cuci Beras

23/08/2026
Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

Malaysia Pilih Diplomatik ASEAN Atasi Kabut Asap dari Indonesia

23/08/2026
Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Iskandar Al-Farlaky: Stop Memprovokasi Umat Islam

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com