Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Ratusan Pengungsi Rohingya di Aceh Terlantar karena Banjir

Admin1 by Admin1
20/03/2022
in Lintas Timur
0

Jakarta – Sekitar seratus orang pengungsi Rohingya yang saat ini menetap di tenda pengungsian di Bireuen, Aceh, terlunta-lunta karena banjir. Banjir menggenang di sekitar satu tenda besar semenjak hujan deras di wilayah itu pada Jumat lalu sehingga mereka harus mengungsi sementara di rumah warga.

Reza Maulana dari Yayasan Geutanyoe, lembaga kemanusiaan yang bergerak di bidang penanganan pengungsi Rohingya di Aceh, mengatakan nasib para pengungsi semakin memprihatinkan. Sudah dua malam mengungsi di rumah warga setempat, mereka kini terlantar karena warga keberatan menampung. “Warga menolak karena tidak ada ketidakpastian dari pemerintah soal kapan mereka dipindah,” kata Reza kepada Tempo, Ahad, 20 Maret 2022.

Menurut Reza, belum diketahui para pengungsi akan di bawa ke mana. Sebab, mereka mengungsi ke rumah warga juga atas undangan warga setempat yang iba atas nasib mereka saat kebanjiran sepanjang akhir pekan ini. Yayasan Geutanyoe, kata Reza, mendesak pemerintah segera menampung dan menangani para pengungsi ini.

Sekitar 114 pengungsi Rohingya ini terdampar di perairan Aceh pada 6 Maret lalu. Mereka tiba dengan kapal kayu dan langsung ditarik ke darat oleh panglima laut setempat tanpa menunggu arahan dari pemerintah kota karena memang jarak kapal pengungsi yang sudah menepi.

Saat mendarat, mereka diungsikan di tenda pengungsian di Desa Alue Buya Pasie di Kabupaten Bireuen. Seharusnya, seperti pengungsi Rohingya lain yang diselamatkan di perairan Aceh, mereka dibawa ke Lhokseumawe karena ada gedung khusus penanganan Rohingya di sana. Namun, pemerintah kota itu kali ini menolak menerima pengungsi. Apalagi, kata Reza, Satuan Tugas Penanganan Pengungsi dari Luar Negeri (PPLN) di Kemenkopolhukam sudah memerintahkan agar mereka dibawa ke Tanung Pinang, Riau.

Nah, persoalan muncul karena koordinasi antar pemerintah ini lamban. Hingga kemarin, para pengungsi Rohingya yang terdiri dari banyak anak-anak dan perempuan ini belum juga dipindahkan ke Riau. Mereka masih di tenda awal sejak tiba dua pekan lalu di Bireuen hingga kebanjiran. Sempat dua hari mengungsi di rumah-rumah warga, mereka lalu ditolak karena warga kewalahan dan keberatan dengan ratusan tamu baru. “Pembiaran oleh pemerintah ini adalah pelanggaran terhadap hak asasi manusia,” kata Reza.

Sumber: tempo.co

Previous Post

335 Ekor Sapi dan Kerbau Disiapkan untuk Meugang di Aceh

Next Post

Polres Aceh Tengah Gelar Vaksinasi Berhadiah Minyak Goreng

Next Post
Polres Aceh Tengah Gelar Vaksinasi Berhadiah Minyak Goreng

Polres Aceh Tengah Gelar Vaksinasi Berhadiah Minyak Goreng

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

Ketua DPRK Banda Aceh Soroti Tingginya Angka Perceraian dan Kasus Kekerasan terhadap Anak

02/10/2026
Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

Ingat Kematian, Tgk Ruslan Ajak Jamaah Tinggalkan Dosa dan Perbanyak Taubat

02/10/2026
Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

02/10/2026
Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

03/10/2026
Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

Polda Gerebek Tambang Emas Ilegal di Nagan, Tangkap 8 Orang dan Sita 2 Ekskavator

02/10/2026

Terpopuler

Ratusan Pengungsi Rohingya di Aceh Terlantar karena Banjir

20/03/2022

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Mahasiswa PPG BK Gelar Pengabdian di LKSA Rumah Penyantun Muhammadiyah Banda Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com