Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

17 Kapal Nelayan di Aceh Ketahuan Pakai Pukat Harimau

Admin1 by Admin1
14/04/2022
in Nanggroe
0
KKP Tangkap Dua Kapal Operasikan Alat Tangkap Trawl di Perairan Aceh

Nelayan. ©2012 Merdeka.com

Banda Aceh – 17 kapal nelayan yang sedang melaut di Aceh dan Sumatera Barat terjaring operasi penertiban alat tangkap tak ramah lingkungan. Mereka ketahuan menggunakan mini trawl atau pukat harimau untuk menangkap ikan.

Operasi digelar Direktorat Jenderal Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (KKP) dengan kapal Kakap dan Hiu 12. Dua kapal nelayan terjaring di pantai barat Sumatera Barat dan sisanya di Nagan Raya, Aceh.

“Operasi penertiban alat tangkap tak ramah lingkungan ini salah satunya dikarenakan maraknya penggunaan pukat trawl oleh sejumlah nelayan. Kita tertibkan agar ke depan tidak lagi marak,” kata Kepala Pangkalan PSDKP Lampulo Banda Aceh Akhmadon kepada wartawan, Kamis (14/4/2022).

Dia mengatakan, kapal berukuran 5 GT itu semuanya beroperasi di perairan teritorial. Para nelayan itu kemudian menyerahkan alat tangkap berupa pukat harimau ke petugas PSDKP.

“Setelah kapal diperiksa, mereka menyerahkan secara sukarela alat tangkap tersebut,” jelas Akhmadon.

Dua alat tangkap yang disita di Sumatera Barat diserahkan ke Dinas Kelautan dan Perikanan setempat. Sedangkan 15 pukat harimau yang diserahkan nelayan Aceh dibawa ke Pangkalan PSDKP Lampulo untuk proses lebih lanjut.

Akhmadon mengatakan, selain melakukan penertiban, pihaknya juga berkomunikasi dengan pemerintah daerah agar ada upaya fasilitasi penggantian alat tangkap untuk nelayan yang telah menyerahkan pukat harimau.

Dia menjelaskan, sepanjang 2021-2022 sudah ada 41 alat tangkap trawl yang diserahkan nelayan ke PSDKP. Pukat harimau diduga masih banyak dipakai nelayan yang melaut di Selat Malaka dan Samudera Hindia.

“Untuk tahun ini, sudah ada 20 alat tangkap trawl yang diserahkan dan kami amankan,” terangnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

Polisi Gerebek Gudang Penimbunan BBM Subsidi Milik Oknum TNI di Lhoknga

Next Post

Wali Kota Buka Musrenbang RKPD Tahun 2023

Next Post
Wali Kota Buka Musrenbang RKPD Tahun 2023

Wali Kota Buka Musrenbang RKPD Tahun 2023

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Belanja Naik Rp72 Miliar, Pendapatan Anjlok Rp134 Miliar: APBK-P Pidie Defisit Rp218 Miliar

Belanja Naik Rp72 Miliar, Pendapatan Anjlok Rp134 Miliar: APBK-P Pidie Defisit Rp218 Miliar

29/09/2026
APBK Perubahan 2026 Pidie Masuk Tahap Pengawasan, Alzaizi: Penutupan Bukan Akhir Tanggung Jawab

APBK Perubahan 2026 Pidie Masuk Tahap Pengawasan, Alzaizi: Penutupan Bukan Akhir Tanggung Jawab

29/09/2026
Tingkatkan Pemahaman Fardhu ‘Ain, Penyuluh Agama Bimbing Warga Binaan LAPAS

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

29/09/2026
Tingkatkan Pemahaman Fardhu ‘Ain, Penyuluh Agama Bimbing Warga Binaan LAPAS

Tingkatkan Pemahaman Fardhu ‘Ain, Penyuluh Agama Bimbing Warga Binaan LAPAS

29/09/2026
DPD RI Aceh Minta Dukungan Museum Tsunami untuk Perluas Pengenalan Lembaga kepada Masyarakat

DPD RI Aceh Minta Dukungan Museum Tsunami untuk Perluas Pengenalan Lembaga kepada Masyarakat

29/09/2026

Terpopuler

KKP Tangkap Dua Kapal Operasikan Alat Tangkap Trawl di Perairan Aceh

17 Kapal Nelayan di Aceh Ketahuan Pakai Pukat Harimau

14/04/2022

HGU Habis Sejak 2017, 48 Kelompok Tani di Abdya Minta PT Cemerlang Abadi Angkat Kaki dari Lahan TORA 2.847 Ha

Meski Telah Ada Perjanjian Penghentian Panen, PT Cemerlang Abadi Diduga Masih Kelola Hasil di Lahan Sengketa Abdya

Riuh Hasan Basri di Media, Mahlil: Ada Motif Politik

Tiga Guru SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Fasda Bidang STEM

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com