Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Prancis: Ukraina Butuh Waktu 15-20 Tahun Jadi Anggota Uni Eropa

Admin1 by Admin1
23/05/2022
in Internasional
0
Prancis: Ukraina Butuh Waktu 15-20 Tahun Jadi Anggota Uni Eropa

Jakarta – Menteri urusan Eropa Prancis, Clement Beaune, mengatakan proses keanggotaan Ukraina di Uni Eropa membutuhkan waktu sedikitnya 15 atau 20 tahun, Minggu (22/5).

“Jika kami mengatakan Ukraina akan bergabung dengan Uni Eropa dalam enam bulan, satu tahun, dua tahun, kami berbohong. Itu tidak benar,” kata Beaune dalam stasiun radio Radio J.

“Mungkin membutuhkan 15 atau 20 tahun. Tidak peduli apapun, itu sangat panjang,” ujarnya.

Selain itu, Beaune menyampaikan kalau proses bergabungnya sebuah negara ke Uni Eropa membutuhkan waktu panjang.

“Itu memerlukan waktu yang lama dan saya tidak ingin kami menjual ilusi dan kebohongan. Jika kami mengatakan kepada warga Ukraina ‘selamat datang’ di Uni Eropa, tetapi Anda tidak membaca kontraknya dengan saksama, catatan menyatakan itu bakal terjadi dalam 15 tahun, saya pikir kami mengecewakan seluruh generasi Ukraina,” tuturnya lagi.

Beaune juga menyinggung ide Presiden Prancis Emmanual Macron, yang ingin membentuk komunitas politik Eropa selain Uni Eropa. Ia mengatakan ide tersebut bukanlah alternatif bagi keanggotaan Ukraina di Uni Eropa dan bukan upaya mencegah Kyiv bergabung ke blok tersebut.

“Ini adalah proyek pelengkap Uni Eropa, yang dapat menawarkan proyek politik konkret untuk negara yang tak berada di pusat Uni Eropa, tetapi mau lebih dekat dengan aliansi tersebut,” tutur Beaune seperti dikutip CNN.

Menurut Beaune, komunitas politik usulan Macron tersebut dapat melindungi Ukraina secara politik dan ekonomi.

Sementara itu, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menilai usulan alternatif tersebut merupakan bentuk ‘kompromi’ dengan Rusia.

Menteri luar negeri Ukraina, Dmytro Kuleba, juga mengkritik “perlakuan kelas dua” yang dirasakan negaranya oleh beberapa negara Uni Eropa.

Kritik itu diutarakan Kuleba setelah Jerman mengatakan proposal Ukraina untuk menjadi anggota UE tidak dapat dipercepat.

“Ambiguitas strategis pada perspektif Eropa terhadap Ukraina yang dipraktikkan oleh beberapa negara inti Uni Eropa dalam beberapa tahun terakhir telah gagal dan harus diakhiri,” kata Kuleba di Twitter.

“Ini hanya menambah keberanian diri Presiden Rusia Vladimir Putin,” tambahnya.

Dia mengecam “perlakuan kelas dua” terhadap Ukraina telah melukai hati warga negara eks Uni Soviet itu.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Teuku Riefky Harsya Salurkan Paket Sembako di Dua Desa Terpencil

Next Post

Bakbudik, Nilai Tukar Rupiah Kini Rp14.648 Perdolar

Next Post

Bakbudik, Nilai Tukar Rupiah Kini Rp14.648 Perdolar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Prancis: Ukraina Butuh Waktu 15-20 Tahun Jadi Anggota Uni Eropa

Prancis: Ukraina Butuh Waktu 15-20 Tahun Jadi Anggota Uni Eropa

23/05/2022

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com