Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

WCS Indonesia Program Fasilitasi Workshop Rencana Aksi Pengelolaan Lhok di Pulau Banyak Barat

Admin1 by Admin1
25/05/2022
in Lintas Barat Selatan
0
WCS Indonesia Program Fasilitasi Workshop Rencana Aksi Pengelolaan Lhok di Pulau Banyak Barat

Singkil – Wildlife Conservation Society Indonesia Program (WCS-IP) bekerjasama dengan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh memfasilitasi workshop Rencana Aksi Pengelolaan Lhok di Lhok Asantola, kegiatan dilaksanakan di gedung serbaguna Desa Asantola Kecamatan Pulau Banyak Barat, Kabupaten Aceh Singkil, Rabu, 25/05/2022.

Community Officer (CO) WCS, Marzuki mengatakan bahwa saat ini WSC bersama mitranya akan fokus di Kecamatan Pulau Banyak Barat, untuk mendorong penguatan lembaga hukum adat laot dalam pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan berbasis hak adat.

“Maka ke depan kami lebih bagaimana mendorong panglima laot itu lebih kuat dan lebih berdaya kedepan, baik kelembagaannya, bagaimana pengawasan, pemberdayaan untuk kelompok-kelompok masyarakat,” kata Marzuki ketika dikonfirmasi wartawan, Rabu, 25/05/2022.

“Itu menjadi koordinir di panglima laut, semoga ini berjalan semua,” lanjutnya.

Untuk diketahui, bahwa saat ini terdapat 205.720,24 Ha Taman Wisata Alam (TWA) di Kecamatan Pulai Banyak dan Kecamatan Pulau Banyak Barat, hal itu berdasarkan surat keputusan menteri kehutanan nomor : SK.5347/Menhut-VII/KUH/2014, yang ditetapkan pada tanggal 11 Agustus 2014.

Kemudian, Marzuki berharap dengan besarnya kawasan konservasi di Pulau Banyak Barat dapat bermanfaat kepada masyarakat.

“Karena manfaat kawasan konservasi ini sebenarnya untuk kesejahteraan masyarakat, jadi kawasan ini harapannya kedepan bermanfaat untuk masyarakat,” tutur Marzuki.

“Kita WCS bekerjasama dengan BKSDA dan juga bekerjasama dengan Pemkab Aceh Singkil bagaimana kedepan sama-samalah kita mendiskusikan bagaimana dengan adanya kawasan konservasi di Kepulauan Banyak ini bisa sejahtera masyarakatnya,” ujar Marzuki.

Kerena menurut Marzuki potensi di Pulau Banyak Barat sangatlah besar, wisatanya bisa dikembangkan oleh masyarakat, potensi perikanannya besar.

“Jadi ini sebenarnya yang harus kita coba cari inovasi bagaimana potensi yang ada ini bisa dikelola oleh masyarakat,” kata Marzuki.

Pantauan Atjehwatch.com, kegiatan workshop berlangsung dengan pemaparan beberapa materi dari para narasumber, diantaranya Herlinsyah Putra dari WCS, Kamba dari BKSDA Aceh, dan  Said perwakilan Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Aceh Singkil, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi bersama para undangan.

Turut hadir juga dalam kegiatan tersebut, Seksi Konservasi Wilayah II Subulussalam, Resort Konservasi Wilayah 19 Taman Wisata Alam (TWA) Kepulauan Banyak, perwakilan DKP Aceh Singkil, Camat Pulau Banyak Barat yang diwakili oleh Mursin, Imuem Mukim Haloban, Mirwansyah, Kepala Desa Asantola, Mufliadi, Panglima laot Lhok Haloban, Anhar, R, Panglima Laot Lhok Asantola, Musa, Kelompok Nelayan Desa Asantola serta undangan lainnya.

Reporter : Ahmad Azs

Previous Post

Safaruddin Serap Aspirasi Masyarakat Tangan-Tangan Abdya

Next Post

FBA Gelar Workshop Pembangunan Inklusif Disabilitas bagi Pemangku Kepentingan di Aceh Besar

Next Post
FBA Gelar Workshop Pembangunan Inklusif Disabilitas bagi Pemangku Kepentingan di Aceh Besar

FBA Gelar Workshop Pembangunan Inklusif Disabilitas bagi Pemangku Kepentingan di Aceh Besar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

K3SD Tapaktuan Gelar Bimbingan Teknis E-Raport bagi Guru dan Admistrator SD

K3SD Tapaktuan Gelar Bimbingan Teknis E-Raport bagi Guru dan Admistrator SD

12/09/2026
Kemenhut Kerahkan tim Manggala Agni Padamkan Kebakaran Lahan di Aceh

90 Persen Karhutla di Aceh Barat Sudah Padam

12/09/2026
Bupati Aceh Tengah Sampaikan Kebutuhan Penguatan Rumah Sakit Rujukan Wilayah Tengah di Forum DPD RI

Bupati Aceh Tengah Sampaikan Kebutuhan Penguatan Rumah Sakit Rujukan Wilayah Tengah di Forum DPD RI

12/09/2026
Ketua TP PKK Aceh Besar Hadiri Pembukaan Aceh Culinary Festival 2026

Ketua TP PKK Aceh Besar Hadiri Pembukaan Aceh Culinary Festival 2026

12/09/2026
Pipa Minyak Arab Saudi Diserang Drone, Operasional Ditutup Sementara

Pipa Minyak Arab Saudi Diserang Drone, Operasional Ditutup Sementara

12/09/2026

Terpopuler

WCS Indonesia Program Fasilitasi Workshop Rencana Aksi Pengelolaan Lhok di Pulau Banyak Barat

WCS Indonesia Program Fasilitasi Workshop Rencana Aksi Pengelolaan Lhok di Pulau Banyak Barat

25/05/2022

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Bupati Aceh Jaya Rotasi Empat JPT Pratama, Dorong Birokrasi Lebih Profesional

DPMP4 Abdya Luncurkan Program Gerakan Orang Tua Asuh Untuk Sejumlah Yatim Piatu

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com