Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pengusaha Pariwisata di Aceh Kecewa dengan Keputusan Pusat Tutup Penerbangan Internasional dari Bandara SIM

Admin1 by Admin1
08/06/2022
in Nanggroe
0
Pengusaha Pariwisata di Aceh Kecewa dengan Keputusan Pusat Tutup Penerbangan Internasional dari Bandara SIM

BANDA ACEH – Sejumlah pengusaha dan pengiat wisata di Aceh mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah pusat yang menutup penerbangan internasional dari Bandara Sultan Iskandar Muda, Blang Bintang, Kabupaten Aceh Besar.

Hal ini dinilai berdampak pada sektor pariwisata serta geliat ekonomi masyarakat di Aceh.

Harapan itu disuarakan sejumlah pengusaha pariwisata dan umrah dalam pertemuan dengan anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, HM Fadhil Rahmi Lc MA, atau akrab disapa Syech Fadhil di salah satu Warkop di Banda Aceh, Senin malam 6 Juni 2022.

Seorang pengusaha yang bergerak di bidang bus pariwisata, Riza Faisal dalam pertemuan dengan syech Fadhil mengaku pihaknya selama pandemi terpaksa melego satu unit bus wisatanya untuk menormalkan usahanya.

“Ini memang sangat menyakitkan. Tapi, lebih sakit lagi hingga kini kami belum bisa berusaha, karena tamu luar negeri, terutama dari negeri jiran Malaysia belum bisa masuk ke Aceh,” ujar Riza Faisal.

Dikatakan, karena belum adanya kepastian jadwal dibuka kembali penerbangan internasional ke dan dari Sultan Iskandar Muda, pengusaha transportasi wisata itu, bukan hanya terpaksa melego unitnya. Tapi, juga sudah tiga kali ganti baterai bus, tapi hingga kini mereka belum bisa bergerak dan bernafas,” ujar Riza Faisal dengan nada kecewa.

Sementara itu, Syech Fadhil dalam pertemuan tersebut, mengatakan dirinya juga kecewa dengan sikap pemerintah pusat tersebut. Ia mengatakan telah mengirim surat protes kepada pihak terkait mengenai persoalan ini.

Syech Fadhil mengkritik kebijakan Satgas Covid-19 yang membatasi rute penerbangan internasional di Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM), Blang Bintang, Aceh Besar.

Kebijakan Satgas Covid-19 tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 19 tahun 2022 tentang Protokol Kesehatan Pelaku Perjalanan Luar Negeri (PPLN) pada masa pandemi Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Syech Fadhil menyebutkan, penerbangan internasional merupakan salah satu kewenangan yang diberikan kepada Aceh sebagaimana tertuang dalam MoU Helsinki poin 1.3.7.

Poin tersebut berbunyi: Aceh akan menikmati akses langsung dan tanpa hambatan ke negara-negara asing, melalui laut dan udara.

Selain itu, SE Satgas Covid yang membatasi PPLN di Bandara SIM juga merupakan bentuk pelanggaran terhadap Undang Undang Pemerintah Aceh (UUPA).

Di dalam UUPA pasal 165 disebutkan: penduduk di Aceh dapat melakukan perdagangan dan investasi secara internal dan internasional sesuai peraturan perundang-undangan.

“Secara kewenangan, ini bentuk pelanggaran serius terhadap MoU Helsinki dan UUPA. Sedangkan alasan Covid-19, menurut saya juga terlalu mengada-ngada,” katanya.

“Ini hal serius dan perlu advokasi bersama-sama,” kata dia.

Previous Post

Ulama Kharismatik Siap Kerahkan Santri Menangkan PAS di Pileg 2024

Next Post

BerMoto SIMPATI, Disdikbud Abdya Buka Loket Pelayanan Satu Pintu

Next Post

BerMoto SIMPATI, Disdikbud Abdya Buka Loket Pelayanan Satu Pintu

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

Al Zahrah Awards 2026: Malam Puncak Apresiasi Santri dan Guru Berprestasi

05/08/2026
Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

Dugaan Permainan Monopoli, Harga Naik Stok Semen di Abdya Kosong

05/08/2026
Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

Departemen Pendidikan Geografi FKIP USK dan Universiti Malaya Sukses Laksanakan International Service Learning Program di Pidie Jaya

05/08/2026
Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

Serang Iran dari Dalam, Kenapa Kurdi Menentang Kekuasaan Ayatollah?

05/08/2026
Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

Dalam Sepekan 5 WN Malaysia Dibekuk Imbas Selundupkan Narkoba ke RI

05/08/2026

Terpopuler

Pengusaha Pariwisata di Aceh Kecewa dengan Keputusan Pusat Tutup Penerbangan Internasional dari Bandara SIM

Pengusaha Pariwisata di Aceh Kecewa dengan Keputusan Pusat Tutup Penerbangan Internasional dari Bandara SIM

08/06/2022

Kapolres Pidie Jaya Kritik Evaluasi SKPK: Jangan Bicara Tanpa Data, Rakyat Berhak Tahu Kinerja Pemerintah

Kejari Pidie Jaya Lelang 1.296 Liter Solar dan iPhone Rampasan Negara, Eksekusi Aset Hasil Putusan Berkekuatan Hukum Tetap

Lima Tahun Bertahan Tanpa Orang Tua, Lima Bersaudara di Pidie Jaya Pernah Dua Hari Menahan Lapar

GerPALA Dukung Bupati Aceh Selatan Hapus Kavling Pokir DPRK 2027, Selama Ini Dewan Dinilai Kurang Produktif

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com