Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Truk Ini Diburu Turis Asing Sejak Thailand Legalkan Ganja

Admin1 by Admin1
15/06/2022
in Internasional
0
Truk Ini Diburu Turis Asing Sejak Thailand Legalkan Ganja

Turis mengantre untuk membeli ganja, setelah dihapus dari daftar narkotika yang dilegalkan, di Happy Bud, sebuah truk ganja di Khaosan Road, di Bangkok, Thailand, 13 Juni 2022. REUTERS/Athit Perawongmetha

Jakarta -Sejak Thailand legalisasi ganja pada 9 Juni 2022, truk penjual ganja di Bangkok menjadi lokasi populer bagi turis asing maupun penduduk lokal. “Amnesia”, “Jack Haze”, dan “Night Nurse” adalah beberapa jenis ganja yang dijual di truk pop-up di Bangkok.

Keira Gruttner, seorang pelanggan berusia 32 tahun dari Kanada, termasuk di antara turis yang mengantre di truk pop-up warna hijau di surga wisata Khaosan Road. Para staf terlihat menimbang dan mengemas kuncup dan daun ganja yang dihancurkan.

“Saya pikir ini akan membawa orang-orang dari negara-negara yang tidak melegalkan ganja. Dan bisa menjadi daya tarik pariwisata lain bagi orang-orang,” katanya.

Truk, yang terletak di daerah Bangkok yang populer di kalangan backpacker, dijual seharga 700 baht atau Rp294 ribu per gram. Para staf mengatakan obat itu dapat memengaruhi pengguna dengan berbagai cara seperti membantu mereka tidur lebih nyenyak atau mengurangi kecemasan.

Turis asing lainnya, Kentaro Kajima, menggambarkan pembeliannya sebagai “mimpi yang menjadi kenyataan” saat berdansa dengan seorang teman di depan truk.

Thailand pekan lalu menjadi negara Asia pertama yang melegalkan pertumbuhan ganja dan konsumsi dalam makanan dan minuman. Negara di Asia Tenggara, yang secara tradisional menggunakan ganja untuk menghilangkan rasa sakit dan kelelahan, melegalkan ganja medis pada 2018.

Pemerintah Thailand berharap langkah itu akan membantu sektor pertanian dan penelitian medis ekonomi. Namun, merokok ganja di tempat umum dapat melanggar undang-undang kesehatan, dan parlemen masih memperdebatkan rancangan undang-undang peraturan ganja.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Stafsus Sri Mulyani Sebut Kenaikan Tarif Listrik Bentuk Subsidi Silang

Next Post

Calon Haji Termuda Embarkasi Aceh Berusia 18 Tahun

Next Post
Pandemi Covid-19, Umat Islam Singapura Tidak Naik Haji Tahun Ini

Calon Haji Termuda Embarkasi Aceh Berusia 18 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026
BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

BPMA, SKK Migas dan KKKS Perkuat Perizinan dan Pertanahan Hulu Migas Aceh

21/08/2026
Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

Krak, Kapolda-Wakapolda dapat Pin Emas Kapolri Usai Tangani Pengibaran Bulan Bintang di Hari Damai Aceh

21/08/2026
Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

Kemnaker Perkuat Ekonomi Pascabencana lewat Pelatihan Vokasi di Aceh

21/08/2026
Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

Pemko Banda Aceh Dorong Gampong Dukung Pengelolaan Air Limbah Berkelanjutan

21/08/2026

Terpopuler

Truk Ini Diburu Turis Asing Sejak Thailand Legalkan Ganja

Truk Ini Diburu Turis Asing Sejak Thailand Legalkan Ganja

15/06/2022

Kegiatan HUT RI Ke-81 di Salah Satu SMA Abdya Disorot, Siswa Laki-laki Gunakan Pakaian Perempuan Saat Perlombaan Olah Raga

Peringati HUT ke-81 RI, Residen Rehabilitasi IPWL Kayyis Ahsana Aceh Jadi Pengibar Bendera dalam Kolaborasi Bersama Mahasiswa UIN Ar-Raniry

Bupati Abdya Naikkan Gaji Pasukan Hijau dan Berikan Bonus Rp 10 Juta

Dosen UIN Sultanah Nahrasiyah Lhokseumawe Presentasikan Artikel pada IDMAC 2026 di Malaysia

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com