Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tingkatkan Perlindungan Anak dari Pneumonia dan Diare, Kementerian Kesehatan Lakukan Kajian di  Bireuen

Admin1 by Admin1
22/07/2022
in Lintas Timur
0

Bireuen – Kabupaten  Bireuen terpilih menjadi satu dari tujuh kabupaten pilihan Kementerian Kesehatan yang menjadi lokasi kajian untuk menyusun Rencana Aksi Nasional (RAN) Pneumonia Diare.

Enam kabupaten lainnya adalah Jayawijaya di Papua, Timor Tengah Selatan di NTT, Semarang di Jawa Tengah, Maluku Barat Daya di Maluku, Bone di Sulawasi Selatan, dan Ketapang di Kalimantan Barat.

Hasil pengumpulan data ini akan menjadi blue print untuk menanggulangi dan mencegah kematian anak berusia dibawah lima tahun akibat pneumonia atau dikenal dengan radang paru-paru dan diare, dua penyakit penyebab sakit dan kematian terbanyak pada anak.

RAN Pneumonia Diare ini disusun oleh Kementerian Kesehatan dan Pusat Kedokteran Tropis Universitas Gadjah Mada (UGM) dengan dukungan UNICEF dan akan diimplementasikan di seluruh Indonesia.

“Hasil kajian ini akan memberikan gambaran situasi pneumonia dan diare, akses pelayanan kesehatan dan kaitan dengan program lain termasuk gizi, sanitasi, maupun imunisasi,” ujar dr. Alfinella dari Kelompok Kerja Tuberkulosis dan Infeksi Saluran Napas Akut (TB ISPA) yang mewakili Kementerian Kesehatan.

Pemerintah Kabupaten Bireun terus melakukan berbagai upaya untuk menghadapi tantangan dalam memperbaiki situasi pneumonia dan diare.

 “Kami berusaha meningkatkan kapasitas petugas kesehatan dalam mendiagnosa pneumonia dan diare dengan keterbatasan alat di lapangan,” kata dr. Irwan dari Dinas Kesehatan Kabupaten Bireun. Pemahaman dan kesadaran masyarakat akan sanitasi dan kebersihan juga perlu ditingkatkan, agar semakin banyak desa yang terbebas dari Buang Air Besar Sembarang (BABS).

 “Karenanya, kami mengajak masyarakat berpartisipasi dengan menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat,” tambah dr. Irwan.  

“Pneumonia dan diare mengancam keselamatan dan masa depan anak-anak. Dengan kerja sama erat kita bisa merancang strategi untuk mengendalikan penyakit-penyakit tersebut dan membantu anak-anak tumbuh sehat dan gembira,” kata dr. Tira Aswitama dari UNICEF Aceh. Bersama lembaga mitra seperti Flower Aceh, Yayasan Aceh Hijau, dan YADUA, UNICEF memberikan dukungan dalam bidang sanitasi dan promosi kebersihan di sekolah, pelatihan gizi remaja, imunisasi, dan pendampingan teknis peningkatan kualitas pelayanan kesehatan anak. Untuk tahun 2022-2023, UNICEF juga akan memfokuskan dukungan dalam penguatan pelayanan pneumonia, diare dan tuberkulosis melalui Manajemen Terpadu Balita Sakit (MTBS).

Dalam kunjungan kali ini, tim pengkaji berada di Kabupaten Bireun pada 18-21 Juli 2022, dengan pendampingan dari Dinas Kesehatan Aceh beserta tim UNICEF dari Kantor Perwakilan Aceh dan Jakarta.

Previous Post

Di Pidie Jaya, Rafli Serap Aspirasi dan Dialog dengan Forum Geuchik

Next Post

Polisi Tangkap MS Karena Miliki Sabu dan Kaca Pirek

Next Post

Polisi Tangkap MS Karena Miliki Sabu dan Kaca Pirek

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

Pentagon Gandeng Elon Musk Petakan Perang Masa Depan

04/10/2026
Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

Iran Eksekusi Mati Demonstran Anti-pemerintah

04/10/2026
Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

Atlet Anggar Abdya Sabet Emas dan Perak di Kejuaraan Anggar Mini Kompetisi Jilid II Banda Aceh

03/10/2026
PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

PT Socfindo Seumayam Salurkan Santunan untuk 33 Anak Yatim di Desa Pulau Kayu

03/10/2026
Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

Mahasiswa SKI FAH UIN Ar-Raniry Gelar Kunjungan Edukatif ke Pok Teupeun Songket

03/10/2026

Terpopuler

Tingkatkan Perlindungan Anak dari Pneumonia dan Diare, Kementerian Kesehatan Lakukan Kajian di  Bireuen

22/07/2022

Empat Mahasiswa UIN Ar-Raniry Raih Emas di PKM IV PTKIN Se-Sumatera

Ohku Rp9,2 Miliar Tiga Tahun untuk Sapi-Lembu di Pidie Jaya, Anggaran 2026 Capai Rp3,3 Miliar

Mengurai Benang Kusut di Abdya: Ketika Public Distrust Membakar Sengketa Lahan PT Cemerlang Abadi

Sang Kombatan [Jilid 2]-Bagian 2

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com