BLANGPIDIE – Pengurus Pimpinan Cabang Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (PC IMM) Aceh Barat Daya untuk masa amaliyah 2022-2023 resmi dilantik oleh Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Aceh, di Aula Gedung Dakwah Muhammadiyah jalan At-Taqwa Blangpidie, Senin (08/08/2022).
Ketua Panitia Pelaksana, Immawan Said Dahlan menyampaikan, selain pelantikan PC IMM Abdya masa Amaliyah 2022-2023 hari ini, juga dilaksanakan rapat kerja (Raker) Pengurus PC IMM Abdya untuk merumuskan program kerja selama satu tahun kedepan.
“Terimakasih kepada seluruh panitia yang telah bekerja untuk mempersiapkan acara ini. Terimakasih juga kepada seluruh komponen yang telah ikut berpartisipasi dalam menyukseskan pelantikan pengurus IMM Abdya pada hari ini,” ucap Immawan Dahlan.
Ketua Umum PC IMM Abdya, Immawan Riko Juanda, dalam sambutan serta pidato perdananya itu mengatakan, IMM Abdya akan tetap fokus pada gerakan Keagamaan, Kemahasiswaan dan Kemasyarakatan.
“Kita akan tetap fokus pada posisi sebagai pengontrol kebijakan-kebijakan Pemerintah Abdya,” ujar Immawan Riko.
Selain itu, lanjutnya. PC IMM Abdya juga akan fokus melakukan kegiatan-kegiatan yang bersifat penguatan internal dan kegiatan yang menyangkut persoalan keummatan.
“Dalam masa Amaliyah ini, kita juga akan terus memberikan yang terbaik untuk IMM, dan juga akan melakukan kerja sama dengan semua pihak dalam rangka mewujudkan kemaslahatan ummat,” ujar Riko. Juanda.
Ia berharap kepada semua kader IMM Abdya untuk tetap menjaga kesolidan dan menumbuhkan rasa kepekaan terhadap kondisi sosial.
Sementara itu, Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Aceh, Immawan Hamdani, SH dalam kesempatan itu berharap agar program kerja yang dilahirkan PC IMM Abdya kedepan selaras dengan konsep gerakan IMM itu sendiri.
“Pesan kami kepada Immawan dan Immawati, agar terus menjadi kader yang loyal dan solid dalam menjalankan roda kepemipinan IMM Abdya,” asanya.
Hamdani menyampaikan, kader IMM dilarang baper, apalagi cepat tersinggung. Menurutnya, perjuangan itu butuh pengorbanan dan keseriusan.
“Oleh karenanya, kesampingkan persoalan-persoalan yang kita anggap dapat membuat kekompakan kader bisa tercerai berai. Kader harus mampu mengenali diri, lembaga dan menjalankan organisasi ini sesuai dengan aturan (AD/ART) yang sudah ditentukan di IMM,” pungkas Immawan Hamdani.
Reporter: Rusman










