MEUREUDU – Marhaban atau yang akrab disapa De’ Boy resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua DPD KNPI Kabupaten Pidie Jaya dalam Musyawarah Daerah (Musda) yang digelar di Aula Bappeda Kabupaten Pidie Jaya, Senin 22 Juni 2026
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Bupati Pidie Jaya H. Sibral Malasyi, M.A., S.Sos., M.E. dan turut dihadiri Ketua KNPI Aceh Aulia, unsur Forkopimda, pimpinan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas), Organisasi Kepemudaan (OKP), serta berbagai elemen pemuda dari seluruh Kabupaten Pidie Jaya.
Musda KNPI tahun ini mengusung tema “Konsolidasi Pemuda, Bangkit Bersama, Pulih Bersama Menuju Pidie Jaya Meusyuhu”, yang mencerminkan tekad bersama untuk memperkuat persatuan pemuda dan meningkatkan kontribusi generasi muda dalam pembangunan daerah.
Terpilihnya Marhaban secara aklamasi menjadi sinyal kuat bahwa mayoritas OKP dan pemuda menginginkan kepemimpinan yang mampu menyatukan berbagai elemen kepemudaan dalam satu gerakan yang produktif dan konstruktif.
Dalam sambutannya, Bupati Sibral Malasyi menegaskan bahwa pemuda merupakan kekuatan strategis dalam menentukan arah masa depan daerah.
Oleh Karena itu, KNPI diharapkan mampu menjadi mitra kritis sekaligus mitra kolaboratif pemerintah dalam mendorong percepatan pembangunan dan pemberdayaan generasi muda.
Dalam pada itu, Ketua KNPI Aceh Aulia berharap kepengurusan baru dapat memperkuat soliditas organisasi serta menghadirkan program-program yang menyentuh kebutuhan pemuda di tingkat akar rumput.
Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Marhaban menyampaikan komitmennya untuk menjadikan KNPI sebagai rumah besar pemuda yang terbuka, inklusif, dan berorientasi pada kerja nyata.
“Momentum Musda ini harus menjadi titik awal konsolidasi seluruh kekuatan pemuda. Dengan semangat bangkit bersama dan pulih bersama, KNPI siap menjadi garda terdepan dalam melahirkan gagasan, inovasi, dan gerakan yang bermanfaat bagi masyarakat serta kemajuan Pidie Jaya,” ujarnya.
Musda KNPI Pidie Jaya 2026 berlangsung dalam suasana demokratis dan penuh semangat kebersamaan, menandai babak baru kepemimpinan pemuda menuju terwujudnya Pidie Jaya Meusyuhu, maju, dan berdaya saing.[Mul]










