Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Ekonom: Harga Mi Instan Tak Akan Naik 3 Kali Lipat

Admin1 by Admin1
15/08/2022
in Ekonomi
0
Ekonom: Harga Mi Instan Tak Akan Naik 3 Kali Lipat

Ilustrasi mi instan. shutterstock.com

Jakarta – Direktur Eksekutif Center of Reform on Economics (CORE) Mohammad Faisal meyakini harga mi instan tidak akan melonjak sampai tiga kali lipat. Menurut Faisal, kenaikan harga mi instan karena adanya gangguan rantai pasok gandum masih akan berkisar di rentang yang wajar.

“Jadi tidak akan sampai (harga mi instan) naik tiga kali lipat,” ujarnya saat dihubungi Tempo, Ahad, 14 Agustus 2022.

Faisal menjelaskan harga gandum di dalam negeri sebagai bahan baku mi instan memang sempat meningkat. Namun kenaikan tersebut tidak sampai seratus persen. Selain itu, harga gandum internasional berangsur turun dalam satu bulan terakhir.

Ia pun menyebut kenaikan harga mi instan juga didorong oleh peningkatan indeks harga gandum pada produsen. Indeks ini lebih dahulu naik ketimbang indeks harga konsumen.

Harga mi instan sebelumnya terancam naik lantaran sejumlah negara menutup ekspor gandum menyusul gejolak geopolitik karena perang Rusia dan Ukraina. Faisal mengakui kondisi ini membuat rantai pasok gandum di seluruh dunia terganggu.

Indonesia juga ditengarai masih menghadapi gangguan tersebut lantaran merupakan negara pengimpor gandum terbesar. Peningkatan harga gandum internasional yang sempat terjadi beberapa waktu terakhir diakui telah berdampak terhadap harga gandum dan turunannya di dalam negeri.

Meski begitu, Faisal mengatakan ketahanan pangan di Indonesia masih kuat. Bahan pangan pokok yang diproduksi dalam negeri, kata dia, masih mampu menopang kebutuhan masyarakat saat ini.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo sebelumnya mengatakan Indonesia terancam menghadapi krisis pangan. Salah satu faktor terbesarnya adalah ketegangan geopolitik Rusia dan Ukraina. Ia kemudian mengatakan harga mi instan akan naik tiga kali lipat lantaran masih bergantung pada impor gandum dari kedua negara tersebut.

“Di sana gandum tertimbun 180 juta ton. Jadi hati-hati yang banyak makan mie dari gandum, besok harganya tiga kali lipat itu,” ujarnya dalam Webinar Direktorat Jenderal Tanaman Pangan, 8 Agustus lalu.

Menurut Syahrul, gandum sebagai bahan dari mi instan itu tersedia. Namun, harganya sangat tinggi. Sementara itu, Indonesia masih harus impor gandum lantaran komoditas tersebut sulit ditanami di Indonesia. Ia juga mengimbau agar masyarakat dapat memilih konsumsi bahan pangan lainnya yang bisa menjadi subtitusi gandum, seperti singkong, sagu, dan sorgum.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Peringati Setahun Berkuasa, Taliban Umumkan 15 Agustus Hari Libur Nasional Afghanistan

Next Post

Guru Dayah Inshafuddin Lulus Magang Bahasa Asing ke Jawa Timur

Next Post
Guru Dayah Inshafuddin Lulus Magang Bahasa Asing ke Jawa Timur

Guru Dayah Inshafuddin Lulus Magang Bahasa Asing ke Jawa Timur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026
Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

10/04/2026
Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

10/04/2026
HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

10/04/2026
Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com