Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Rupiah Diprediksi Melemah ke 15.070 per Dolar AS, Apa Saja Pemicunya?

Admin1 by Admin1
26/09/2022
in Ekonomi
0

Jakarta – Direktur PT Laba Forexindo Berjangka Ibrahim Assuaibi memperkirakan nilai tukar rupiah pada hari ini akan kembali melemah. “Rupiah diprediksi berfluktuatif dan ditutup melemah di rentang Rp15.020—Rp15.070 per dolar AS,” katanya dalam keterangan tertulis pada akhir pekan lalu di Jakarta.

Pelemahan rupiah pada hari ini melanjutkan tren yang terjadi pada Jumat pekan lalu di tengah sentimen keputusan Bank Indonesia (BI) yang menaikkan suku bunga acuannya dalam Rapat Dewan Gubernur (RDG).

Pada akhir pekan lalu, rupiah melemah 0,1 persen atau 14,5 poin ke posisi Rp 15.037,5 per dolar AS. Sementara itu, indeks dolar AS saat itu terpantau menguat 0,43 persen atau naik 0,48 poin ke 111,58.

Pelemahan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang kawasan Asia lainnya. Yuan Cina, misalnya, terpantau melemah 0,41 persen. Begitu pula rupee India yang terkoreksi 0,12 persen dan ringgit Malaysia sebesar 0,23 persen. Meski demikian, sejumlah mata uang terpantau menguat terhadap dolar AS yakni yen Jepang 0,06 persen dan won Korea Selatan naik 0,22 persen.

Lebih jauh Ibrahim menyebutkan dolar AS melonjak dan menyentuh level tertinggi dalam 24 tahun terhadap yen setelah The Fed melanjutkan kebijakan hawkish dan Bank Sentral Jepang mengambil sikap dovish. Bank of Japan memutuskan mempertahankan kebijakan moneter ultra-mudahnya.

Sementara itu, The Fed memutuskan kembali menaikkan suku bunga sebesar 75 basis poin. Bank Sentral AS juga memberi sinyal bahwa suku bunga akan mencapai 4,4 persen pada akhir 2022 dan 4,6 persen pada akhir 2023. “Ini menunjukkan suku bunga akan naik lebih tinggi dan tetap tinggi lebih lama dari harga pasar sebelumnya,” kata Ibrahim.

Bank of England juga diramalkan bakal melakukan hal serupa, mengerek suku bunga untuk keenam kalinya secara berturut-turut. Kenaikan suku bunga diramal sebesar 75 basis poin untuk menyamai langkah The Fed.

Sedangkan di dalam negeri, Ibrahim menilai fundamental ekonomi Indonesia relatif baik dan berhasil bertahan dari tekanan pandemi. Meski keputusan kenaikan suku bunga 50 basis poin kurang direspons pasar, menurut dia, Bank Indonesia yakin bahwa pertumbuhan ekonomi bisa berkisar 4,5 persen hingga 5,3 persen.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Mobilisasi Militer Rusia Ditolak di Dagestan, 100 Orang Ditahan

Next Post

ICW Desak KPK Layangkan Ultimatum Jemput Paksa ke Lukas Enembe

Next Post
ICW Desak KPK Layangkan Ultimatum Jemput Paksa ke Lukas Enembe

ICW Desak KPK Layangkan Ultimatum Jemput Paksa ke Lukas Enembe

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

Bank Aceh-TASPEN Perkuat Kerja Sama Pengelolaan Dana Pensiun

19/08/2026
31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

31.051 Nama, 931,53 Ton Beras: Siapa Menjamin Bantuan Pidie Jaya Tepat Sasaran?

19/08/2026
SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

SD Alam Inklusif IOS dan BENTALA Perkuat Pendidikan Lingkungan

19/08/2026
Kemenag Aceh Timur Kunjungi Kediaman Dua Siswi Korban Musibah Kebakaran

Kemenag Aceh Timur Kunjungi Kediaman Dua Siswi Korban Musibah Kebakaran

19/08/2026
STIKes Assyifa Aceh Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Bira Lhok

STIKes Assyifa Aceh Gelar Pengabdian Masyarakat di Desa Bira Lhok

19/08/2026

Terpopuler

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

17/08/2026

Rupiah Diprediksi Melemah ke 15.070 per Dolar AS, Apa Saja Pemicunya?

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com