Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Saleuem

Rohingya di Aceh; Terdampar atau Mendarat?

Admin1 by Admin1
30/12/2022
in Saleuem
0
Kapal Rohingya Dekati Aceh Usai 3 Minggu Terombang-Ambing di Laut

Pengungsi etnis Rohingya berada di atas kapal milik nelayan Indonesia di pesisir Pantai Seunuddon, Aceh Utara (24/6/2020). Para pengungsi Rohingya diselamatkan nelayan Aceh setelah kapal yang ditumpangi puluhan pengungsi itu rusak. (AP Photo/Zik Maulana)

Gelombang kedatangan kapal milik warga Rohingya ke Aceh kian akrab selama beberapa tahun terakhir. Dari awalnya, dielus dan disayang-sayang, kini mulai menyisakan sejumlah tanda tanya besar bagi sejumlah kalangan.

Benarkah mereka terdampar berulangkali di Aceh atau jangan jangan mereka memang sengaja menjadikan Aceh sebagai tujuan pendaratan? Karena dalam banyak kasus, usai dibantu dan didata oleh petugas UHNCR, sebuah organisasi di bawah PBB yang menangani pengungsi luar negeri, para Rohingya ini kemudian malah melarikan diri keluar Aceh.

Terlepas dari sisi kemanusiaan yang memang harus ditolong, tapi serangkaian kebetulan-kebetulan yang sedang terjadi Aceh menarik untuk dikupas.

Ya, hingga kini, sejumlah media massa ternama dan online masih menulis bahwa para Rohingya ini tersebut terdampar ke Aceh.

Termasuk media ini.

Mereka dideskripsikan terkantung-kantung di laut, mesin boat rusak hingga akhirnya di bawa arus ke daratan Aceh serta ditarik oleh nelayan dan warga Aceh untuk diberi pertolongan.

Pertanyaannya, benarkah kejadian dengan alur yang sama terus terulang? Kebetulan-kebetulan yang terus menimpa Aceh untuk ditakdirkan menerima perahu terdampar yang dipakai Rohingya? Atau jangan-jangan ada scenario besar dari pihak-pihak tertentu yang memang sengaja mengarahkan Rohingya ke Aceh dengan memanfaatkan ‘iba’ dari masyarakat Aceh yang terkenal baik dan gampang tersentuh hatinya melihat saudara seiman menderita.

Mungkinkah ada sindikat yang sengaja menjadikan Aceh sebagai lokasi transit bagi Rohingya, sebelumnya akhirnya dibawa kabur satu persatu.

Mudahnya penerimaan masyarakat serta longgarnya pengawasan Rohingya di tempat pengungsian menjadi faktor pendukung terkait asumsi ini.

Asumsi ini mungkin perlu dibedah. Di sisi lain, Rohingya yang sudah berada di Aceh juga perlu dibantu se-manusia mungkin.

Kemudian, pihak aparat keamanan juga perlu bersikap tegas agar pihak-pihak yang bermain-main dengan nyawa para saudara seiman dari Rohingya tak terus menumpuk untung di atas kebaikan warga di Aceh.

Aparat keamanan perlu memperketat pengawasan Rohingya selama di pengungsian. Kemudian juga menindak dugaan adanya sindikat perdagangan manusia.

Sikap tegas ini penting agar kedepan kasus yang sama terus terulang. Imbasnya, kemudian masyarakat tak lagi peduli terhadap sesama atas dasar kemanusiaan dan meruntuhkan wajah Aceh itu sendiri. Masyarakat tak lagi menolong karena asumsi liar tadi ternyata benar adanya.

Previous Post

Kasus Omicron BF.7 di DKI Tak Ada Riwayat Luar Kota dan Luar Negeri

Next Post

Polresta Banda Aceh Ungkap 1.178 Kasus Kriminal Selama 2022

Next Post

Polresta Banda Aceh Ungkap 1.178 Kasus Kriminal Selama 2022

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

Demam Foto Jadul AI Melanda Jagat Maya, Termasuk Abdya

11/09/2026
500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

500 Fakir Uzur dan Lansia di Banda Aceh Peroleh Dana Zakat

11/09/2026
Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

Ketua TP PKK Aceh Timur Raih Penghargaan Pembina Organisasi Kewanitaan Terbaik I se-Aceh

11/09/2026
[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

[Opini] Menelusuri Jejak yang Hampir Hilang: Misteri Imam Sabil dalam Perang Lawe Melang Menggamat

11/09/2026
Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Terpopuler

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

Ini Nama Nama Lengkap Pejabat UIN Ar-Raniry yang Baru Dilantik

11/09/2026

Wacana Kantin Sekolah Kelola MBG, HMI Sigli Minta SPPG Diperkuat

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Rohingya di Aceh; Terdampar atau Mendarat?

Pembenahan SPPG Dinilai Lebih Tepat daripada Jadikan Kantin Pusat MBG

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com