Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Al Azhar Mesir Serukan Boikot Swedia-Belanda usai Pembakaran Al Quran

Atjeh Watch by Atjeh Watch
27/01/2023
in Internasional
0

Jakarta – Institusi edukasi Islam di Mesir, Al Azhar, menyerukan pemboikotan produk Swedia dan Belanda sebagai tanda protes atas perobekan hingga pembakaran Al Quran.

Dalam pernyataan yang dirilis pada Rabu (25/1), Al Azhar menyerukan agar “Muslim memboikot produk-produk Belanda dan Swedia.”

Mereka juga mendesak “respons dari pemerintah terhadap kedua negara” yang mereka anggap “melindungi kejahatan keji dan barbar atas nama kebebasan berekspresi.”

Seruan ini digaungkan setelah seorang politikus Swedia, Rasmus Paludan, membakar Al Quran ketika berdemonstrasi di depan Kedutaan Besar Turki di Stockholm pada Sabtu pekan lalu.

Keesokan harinya, EdwinWagensvald ketua kelompok anti-Islam,Pegida, merobek lembaran Al Quran dalam aksi seorang diri di depan gedung parlemen Belanda.

Aksi ini memicu protes pemerintah berbagai negara. Kementerian Luar Negeri Mesir juga “mengecam keras” pembakaran Al Quran tersebut.

“[Kami] sangat khawatir atas kejadian ini dan peningkatan Islamofobia di beberapa negara Eropa,” demikian pernyataan Kemlu Mesir yang dikutip AFP.

Aksi demonstrasi pun menjamur di sejumlah negara mayoritas Muslim, seperti Afghanistan, Irak, Pakistan, Suriah, dan Yaman.

Sementara itu, Perdana Menteri Swedia, Ul Kristersson, juga mengecam aksi Paludan tersebut. Menurutnya, tindakan Paludan itu “sangat tidak hormat.”

Amerika Serikat juga mengutuk tindakan ini. Juru bicara Kemlu AS, Ned Price, mengatakan pembakaran itu merupakan aksi “provokator [yang] kemungkinan sengaja menjauhkan jarak antara dua rekan kami, Turki dan Swedia.”

Salah satu media Swedia menduga Rusia merupakan dalang di balik aksi Paludan di Stockholm.

Stasiun televisi SVT melaporkan wartawan Swedia, Chang Frick, yang berafiliasi dengan media pemerintah Rusia, Russia Today, membayar Paludan untuk membakar Al Quran di depan umum.

Menurut SVT, Rusia mendalangi aksi ini untuk mempersulit Swedia dan Finlandia masuk Pakta Pertahanan Negara Atlantik Utara (North Atlantic Treaty Organization/NATO).

Demo itu memang bertujuan untuk menolak Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, yang mendesak Swedia agar merepatriasi aktivis Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang lari ke negara itu.

Erdogan menjadikan permintaan itu sebagai syarat jika Swedia ingin mendapatkan restu dari Turki untuk masuk NATO.

Setelah aksi ini, Erdogan menunda perundingan dengan Swedia dan Finlandia terkait nasib keanggotaan kedua negara di NATO.

Untuk masuk NATO, satu negara memang harus mengantongi restu dari semua anggota blok itu terlebih dulu. Swedia dan Finlandia sebenarnya sudah mendapatkan persetujuan sebagian besar anggota NATO.

Namun, dua negara belum memberikan persetujuan resmi, yaitu Turki dan Hungaria. Beberapa waktu lalu, Hungaria sudah menyatakan bakal memberikan restu, tapi belum ada keputusan resmi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Herman, Mahasiswa UIN Ar-Raniry Jadi Delegasi Volunteer Fully Funded ke Bali

Next Post

PKS Dukung Usul Demokrat Bentuk Sekber Koalisi Pendukung Anies

Next Post

PKS Dukung Usul Demokrat Bentuk Sekber Koalisi Pendukung Anies

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

18/04/2026
Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

Ketua DPRK Menjadi Narasumber Pada Kegiatan Pertemuan Arsitek Dunia

18/04/2026
Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

Nenek di Kediri Jadi Tersangka Usai Aniaya Cucu hingga Tewas

18/04/2026
Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

Iran Bikin Trump Senang Sampai Bilang Terima Kasih soal Selat Hormuz

18/04/2026
Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

17/04/2026

Terpopuler

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

YARA: Dugaan Penganiayaan Wabup Pijay Alarm Krisis Moral Pejabat

16/04/2026

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

Al Azhar Mesir Serukan Boikot Swedia-Belanda usai Pembakaran Al Quran

Jubir Pemerintah Aceh, Nurlis: Soal Gubernur Mualem, Humam Bohongi Publik!

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com