Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Utusan Jokowi dan Eks Panglima GAM Gelar Pertemuan Tertutup Soal MoU Helsinki

Admin1 by Admin1
11/01/2020
in Nanggroe
0

JAKARTA – Para mantan Panglima Gerakan Aceh Merdeka (GAM) dan Ketua Komite Peralihan Aceh (KPA) serta kombatan GAM menggelar pertemuan tertutup di Meuligo atau Istana Wali Nanggroe di Aceh Besar, Jumat (10/1/2020).

Out put-nya, mereka menugaskan pengamat intelijen senior Suhendra Hadikuntono bertemu Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menyampaikan hasil pertemuan tertutup dengan tuan rumah Wali Nanggroe Aceh Tengku Malik Mahmud Al-Haytar itu.

Selain Malik Mahmud sebagai tuan rumah dan Suhendra Hadikuntono sebagai tamu kehormatan, mantan Panglima GAM Muzakir Manaf, serta 23 mantan Panglima Wilayah GAM seluruh Aceh juga hadir, di antaranya Darwis Jeunieb, Sarjani Abdullah, dan Kamaruddin Abubakar.

Isu yang beredar, pertemuan tertutup mantan Panglima, Ketua KPA dan kombatan GAM se-Aceh ini membahas butir-butir dalam Memorandum of Understanding (MoU) Pemerintah RI dan GAM, yang ditandatangani di Helsinki, Finlandia, 15 Agustus 2005, yang belum dilaksanakan pemerintah pusat, antara lain soal pengibaran bendera Bulan Bintang yang merupakan simbol budaya rakyat Aceh.

Pertemuan dipimpin langsung Wali Nanggroe Tengku Malik Mahmud yang merupakan mantan Perdana Menteri GAM, dan mantan Panglima GAM Muzakir Manaf yang akrab disapa Mualeem.

Namun, saat dikonfirmasi usai pertemuan, Suhendra yang ditugasi menyampaikan hasil rapat tertutup itu ke Presiden Jokowi, bungkam. Suhendra hanya menjawab diplomatis.

“Tak elok kalau saya sampaikan di sini. Ini amanat harus saya sampaikan kepada Bapak Presiden dulu. Biarlah Bapak Presiden yang nanti perlu menyampaikan atau tidak menyampaikan ke publik,” kilahnya.

Sesampai di Jakarta, Suhendra akan langsung menghadap Presiden Jokowi. Ia berharap mantan Gubernur DKI Jakarta itu responsif, karena persoalan yang dihadapi rakyat Aceh ini sudah sangat mendesak untuk diselesaikan. Jangan sampai terjadi gejolak lagi di Aceh.

Langkah GAM mengundang Suhendra dalam pertemuan tertutup itu juga tak lepas dari prestasinya meredam gejolak di Aceh pasca-Komnas HAM memanggil Mualeem untuk diperiksa beberapa waktu lalu.

Sumber: sindonews.com

Tags: gamkpasuhendra
Previous Post

Iran Akhirnya Akui Tak Sengaja Tembak Jatuh Pesawat Ukraina

Next Post

Presiden Iran Sebut Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan

Next Post

Presiden Iran Sebut Penembakan Pesawat Ukraina Kesalahan Tak Termaafkan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

Ohku, Jemaah Haji Aceh yang Meninggal di Arab Saudi Jadi 18 Orang

25/06/2026
34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

34 Tim akan Meriahkan Lomba Masak Bubur Asyura dan Teut Apam di Aceh Besar

25/06/2026
3 Bulan Pascabanjir Bandang, Siswa SD-SMP di Nagan Raya Aceh Masih Belajar di Tenda

Mendikdasmen Resmikan Revitalisasi 28 Sekolah di Aceh

25/06/2026
Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

Pemkab Aceh Timur Bangun Kembali Sekolah Rusak Diterjang Banjir

25/06/2026
Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

Kapolda Pastikan Investasi di Aceh Aman dan Nyaman

25/06/2026

Terpopuler

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

Marhaban (De’ Boy) Pimpin KNPI Pidie Jaya Secara Aklamasi

23/06/2026

Meski Baru Saja Dikerjakan, Muara Lhok Pawoh Abdya Kembali Dangkal

Rp1,4 Triliun Modal Daerah Dipertanyakan, IDeAS Desak Audit Total Tiga BUMA Aceh

Kuah Pliek U dan Tawa: Saat Keluarga Besar Al Zahrah Pupuk Silaturrahmi

Abdya Tanam Lima Hektar Lahan untuk Varietas Padi Sigupai

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com